Pemerintah Kabupaten Probolinggo resmi meluncurkan hotline pelayanan publik berbasis kecerdasan buatan bernama Halo Sae pada Rabu, 20 Mei 2026. Peluncuran pusat aduan digital terintegrasi ini dilakukan oleh Bupati Probolinggo Mohammad Haris di sela-sela upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kraksaan.
Langkah digitalisasi pelayanan publik ini diambil setelah pesan pengaduan dari masyarakat membeludak ke nomor WhatsApp pribadi bupati hingga menyebabkan perangkatnya sering mengalami gangguan. Warga kini diarahkan untuk mengirimkan laporan atau keluhan melalui nomor resmi 0821-3100-1001.
Sistem Halo Sae dirancang untuk mendistribusikan laporan langsung ke Organisasi Perangkat Daerah terkait serta mengategorikan tingkat urgensinya. Laporan darurat ditargetkan mendapat respons dalam 1 hingga 3 jam, sedangkan laporan kategori sedang yang butuh asesmen diberikan waktu penanganan maksimal 3 hari.
"Langsung hubungi ke Call Center Halo Sae di nomor 082131001001. Kita janji akan menindaklanjuti seluruh pengaduan dengan cepat. Silahkan, adukan seluruh pengaduan melalui Hotline ini," ujar Bupati Haris Damanhuri Romli seusai meresmikan layanan tersebut.
Program yang terhubung dengan command center dan sistem data satu pintu ini sejatinya telah dipersiapkan sejak tahun lalu. Namun, proses peluncurannya membutuhkan waktu lama karena adanya perbaikan konsep serta penerapan teknologi kecerdasan buatan.
"Call Center ini berbasis AI dan terkoneksi dengan seluruh OPD. Misal, ada pengaduan masyarakat, OPD langsung bergerak cepat menangani. Ini yang menjadi penilaian kita kedepan, respon kita harus cepat menyelesaikan," tegas Mohammad Haris.
Pemkab Probolinggo memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan tersebut untuk menyaring setiap pesan yang masuk. Keberadaan filter otomatis ini diklaim mampu menangkal laporan palsu atau aduan iseng dari masyarakat.
"Masalah yang urgen langung kita tangani kurang dari 3 jam," janji Mohammad Haris.
Hotline Halo Sae sendiri merupakan pengembangan dan kelanjutan dari nomor layanan pengaduan Lapor Kanda yang sudah ada sebelumnya. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk menyempurnakan sistem penanganan aduan masyarakat ini.
"Namun, ini harus menyesuaikan karena sekarang harus berbasis AI. Harapan, jika ini dapat memberikan manfaat yang cukup besar, karena memang ini kebutuhan yang sangat urgen bagi kita. Seluruh pengaduan, sambatan maupun keluhan bisa disampaikan di Hotline Halo Sae ini," terangnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Haris ini juga menyatakan bahwa sistem penyaringan AI sangat dibutuhkan agar validasi pelaporan berjalan maksimal. Dirinya kini dapat memantau langsung seluruh tindak lanjut laporan dari dinas-dinas terkait melalui gawai pribadinya.
"Kalau ada orang iseng atau tidak betul-betul melakukan pelaporan. Filterisasinya ini nanti AI cerdas yang menangkalnya. Saya rasa, ini masih awal dan kita lakukan penyempurnaan, jika tak segera dilaunching, akhirnya tak mulai-mulai call center ini. Soalnya, sudah banyak masyarakat yang mengadukan masalah di Probolinggo langsung ke WA saya. Sampai panas dan hang-hang hp saya," tukas Mohammad Haris.
"Artinya, karena ini tidak segera diluncurkan, masyarakat WA-nya ke saya. Jadi akhirnya sampai panas, ngehang-ngehang HP saya. Jadi semoga dengan adanya hotline ini betul-betul bisa menyelesaikan masalah," ujar Mohammad Haris kepada awak media.
"Ini sebenarnya sudah kita persiapkan dari jauh hari, tahun kemarin. Cuma konsep dari program ini ada banyak perbaikan-perbaikan yang diharuskan, akhirnya kita baru bisa meluncurkan sekarang," katanya.
"Pada akhirnya nanti semuanya terkoneksi with ini. Jadi hotline Halo Sae ini adalah hotline aduan dari masyarakat, ini langsung dibaca dan langsung disampaikan kepada seluruh OPD yang terkait," jelas Mohammad Haris.
"Misalnya ada jalan putus, jembatan putus dan sebagainya, itu masuk kategori urgent. Jadi respon cepat ini yang kemudian menjadi penilaian kita ke depan," tegas Mohammad Haris.
"Karena basis AI itulah kemudian ada filterisasi yang secara otomatis dilakukan. Misalnya terkait validasi pelaporan, kemudian mungkin ada orang yang iseng dan sebagainya," ujarnya.
"Karena di data satu pintu kemudian di command center dia langsung terkoneksi dengan gadget saya," pungkas Mohammad Haris.
"Langsung hubungi ke Call Center Halo Sae di nomor 082131001001. Kita janji akan menindaklanjuti seluruh pengaduan dengan cepat. Silakan adukan seluruh pengaduan melalui hotline ini," kata kepala daerah yang akrab disapa Gus Haris itu usai menekan alarm tanda dibukanya layanan tersebut.
"Call Center ini berbasis AI dan terkoneksi dengan seluruh OPD. Misal ada pengaduan masyarakat, OPD langsung bergerak cepat menangani. Masalah yang urgen langsung kita tangani kurang dari 3 jam," paparnya.
"Kalau ada orang iseng atau tidak betul-betul melakukan pelaporan, filterisasinya nanti AI cerdas yang menangkalnya. Saya rasa ini masih awal dan kita lakukan penyempurnaan. Kalau tak segera dilaunching, akhirnya tak mulai-mulai call center ini," ujarnya.
"Selama ini karena belum ada hotline, masyarakat banyak yang WA langsung ke saya. Sampai HP saya panas dan nge-hang," kata Haris kepada wartawan.
"Kalau sifatnya urgent harus segera direspon. Ada kategori medium, ada juga yang perlu asesmen lebih lanjut sampai tiga kali 24 jam," ujarnya.