Pemkot Bogor Gelar Job Fair 2026 di Mall Jambu Dua

Pemkot Bogor Gelar Job Fair 2026 di Mall Jambu Dua

Pemerintah Kota Bogor bakal menyelenggarakan bursa kerja atau Job Fair di Mall Jambu Dua pada Senin (8/6/2026) hingga Selasa (9/6/2026) mendatang guna menekan angka pengangguran, seperti dilansir dari Megapolitan.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor ini masih berada dalam tahap perencanaan. Pihak penyelenggara menargetkan keterlibatan sekitar 30 perusahaan untuk menyediakan sekitar 2.000 lowongan pekerjaan.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor, Sahib Khan, membenarkan kepastian jadwal pelaksanaan agenda tahunan tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media.

"Tanggalnya sudah ditetapkan, yaitu 8 dan 9 Juni di Mall Jambu Dua," ungkap Sahib.

Instansi terkait menegaskan bahwa partisipasi perusahaan dalam acara ini harus memberikan kepastian lowongan yang riil. Perusahaan diminta tidak sekadar hadir formalitas demi memeriahkan suasana pameran lowongan kerja.

"Cuma kan yang sering menjadi perhatian, yang kita minta itu yang betul-betul perusahaan yang memang ada lowongan kerjanya, ada slotnya. Jangan sampai hanya ikut berpartisipasi meramaikan Job Fair saja," ujarnya.

Disnaker Kota Bogor kini berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai korporasi, baik yang berbasis di dalam maupun luar wilayah kota. Berbagai sektor industri diupayakan hadir, termasuk menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja untuk membuka kesempatan karier di luar negeri.

"Ada juga sektor perbankan, manufaktur, sektor keuangan, perhotelan, dan biasanya juga hadir beberapa LPK yang menawarkan peluang kerja ke luar negeri. Biasanya mereka suka ikut hadir juga," tambah dia.

Acara ini ditargetkan mampu menarik kehadiran sekitar 5.000 pencari kerja selama dua hari berturut-turut. Dari total kapasitas lowongan yang tersedia, pemerintah daerah memproyeksikan penyerapan tenaga kerja minimal sebesar 25 persen.

"Jadi, kita menghitungnya sebenarnya bukan dari jumlah peserta yang hadir, melainkan dari jumlah lowongan kerja yang ada. Setidaknya, kalau dari 2.000 lowongan kita bisa menyerap 500 orang, berarti ada sekitar 25 persen orang yang tadinya menganggur bisa mendapatkan pekerjaan," jelasnya.

Kesempatan pendaftaran ini terbuka luas bagi masyarakat dari dalam maupun luar daerah Kota Bogor. Sistem registrasi akan memanfaatkan platform digital guna mempermudah akses bagi para pelamar kerja.

"Jadi meskipun ini didanai APBD Kota Bogor, semuanya tetap kita terima selama kuota target 5.000 orang tadi terpenuhi. Nah, nanti kalau sudah siap, akan kita infokan online di Instagram berupa barcode gitu," jelas Sahib.

Artikel terkait

Rekomendasi