Pemprov DKI Awasi Penyembelihan Hewan Kurban Iduladha 1447 Hijriah

Pemprov DKI Awasi Penyembelihan Hewan Kurban Iduladha 1447 Hijriah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengawasi ketat kesehatan hewan serta kebersihan lingkungan dalam pelaksanaan penyembelihan kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu (27/5/2026) dan Kamis (28/5/2026). Langkah ini diambil melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian di berbagai wilayah untuk memastikan kelayakan konsumsi daging bagi masyarakat.

Pelaksanaan ibadah dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Kompleks Balai Kota DKI Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memimpin pelaksanaan salat Iduladha karena Gubernur Pramono Anung sedang menunaikan ibadah haji, kemudian menjadwalkan peninjauan penyerahan bantuan sapi kurban.

"Alhamdulillah hari ini kita baru baru saja selesai mengikuti salat Iduladha 1447 Hijriah atau tahun masehinya 2026 di halaman Balai Kota ini. Salat ini dilaksanakan bersama warga sekitar Kebon Sirih dan insyaallah terbuka untuk umum," ujar Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Pemerintah daerah mengusung tema khusus dalam peringatan tahun ini. Setelah rangkaian ibadah selesai, peninjauan diarahkan ke lokasi penyerahan hewan kurban bagi warga yang membutuhkan.

"Saya akan meninjau beberapa tempat khususnya untuk penyerahan sapi kurban. Yang pertama adalah di Jalan Ibrahim, Gang Langgar, Tamansari, di Jakarta Barat. Kurban diserahkan kepada warga korban kebakaran yang terjadi pada September tahun 2025," kata Rano Karno.

Kunjungan kerja berlanjut ke wilayah Jakarta Selatan untuk memantau pengamanan lingkungan setempat. Penghargaan diberikan atas partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban wilayah.

"Kemudian saya menyerahkan kurban sapi ke Jalan Hidup Baru 3, Gang Haji Jeni, Gandaria Utara di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," kata Rano Karno.

Apresiasi khusus diberikan kepada area yang dinilai unggul dalam menjaga keamanan. Wilayah tersebut menerapkan sistem pengamanan modern.

"Nah, alhamdulillah saya juga akan berkunjung ke beberapa wilayah seperti di Gandaria Utara karena saya mendapat mendengar bahwa mereka juara Siskamling se-DKI Jakarta, sekaligus menjadi wilayah yang peduli dengan keamanan dan kenyamanan warganya," lanjut Rano Karno.

Kreativitas pengurus lingkungan setempat menjadi alasan utama kunjungan ini. Penggunaan fasilitas digital mempermudah pengawasan area pemukiman.

"RT-nya cukup kreatif. Dia menciptakan berbagai macam teknologi untuk pengamanan wilayahnya. Untuk itulah saya khusus datang ke sana untuk memberikan apresiasi dan juga memberikan kurban," ujar Rano Karno.

Di tempat terpisah, pengawasan kesehatan pangan dijalankan oleh petugas teknis peternakan. Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Timur mengerahkan 173 personel gabungan untuk memeriksa organ dalam hewan di sepuluh kecamatan, termasuk di Masjid At-Tin Makasar.

"Hari ini, kami melakukan pemeriksaan pemotongan hewan kurban di berbagai titik pemotongan yang ada di Jakarta Timur, salah satunya di Masjid At-Tin Makasar," kata Theresia Elita, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur.

Pemeriksaan klinis dilakukan secara menyeluruh baik sebelum maupun sesudah pemotongan. Hal ini bertujuan mendeteksi tanda penyakit pada hewan kurban.

"Pemeriksaan meliputi ante-mortem sebelum hewan dipotong dan post-mortem setelah hewan kurban disembelih. Itu kami pastikan," ucap Theresia Elita.

Bagian organ dalam menjadi fokus utama dalam mendeteksi kelainan fisik. Pengawasan ketat ini menjadi standar jaminan keamanan pangan yang didistribusikan kepada warga.

"Untuk memastikan masyarakat mengonsumsi daging yang sehat dan layak, semua harus melalui pemeriksaan," jelas Theresia Elita.

Pemerintah Kota Jakarta Timur juga menekankan pentingnya manajemen limbah kurban. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Jakarta Timur Fauzi mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan area sekitar pemotongan sejak Selasa (26/5/2026).

"Tentunya, saya mengajak semua masyarakat di Jakarta Timur, terutama terkait dengan pemeliharaan, kebersihan, ketertiban, kawasan tempat berkurban," kata Fauzi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Jakarta Timur.

Penataan lokasi pemotongan yang bersih diharapkan mencegah pencemaran lingkungan. Penanganan limbah yang baik menjaga kenyamanan warga sekitar.

"Kebersihan juga perlu diperhatikan kita semua agar limbah kurban tidak mencemari lingkungan sekitar," ujar Fauzi.

Sementara itu, Sudin KPKP Jakarta Barat bersama 146 petugas gabungan memantau 121 titik pemotongan, salah satunya di Masjid At-Taqwa Kemanggisan, Palmerah. Langkah kolaboratif diambil bersama institusi pendidikan dan perhimpunan profesi dokter hewan.

“Kami dari KPKP berkolaborasi dengan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedik IPB, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, serta Saka Taruna Bumi Pramuka,” kata Bety Rohmawati, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat.

Pengawasan difokuskan pada pemantauan post-mortem setelah proses penyembelihan selesai. Petugas disebar secara masif untuk memeriksa kualitas daging di lapangan.

“Total ada 146 petugas yang melakukan pemeriksaan pada hari ini, tersebar di 121 titik lokasi pemotongan,” sambung Bety Rohmawati.

Pemeriksaan organ dalam mendeteksi indikasi penyakit parasit yang sering menjangkiti hewan ternak. Daging yang sehat memiliki ciri fisik spesifik yang mudah dikenali.

“Kalau dagingnya sehat, warnanya merah segar dan tidak berair. Sementara pada organ, kami waspadai adanya penyakit seperti cacing hati (Fasciola hepatica) yang bisa merusak jaringan hati,” kata Bety Rohmawati.

Temuan penyakit pada organ dalam mengharuskan petugas melakukan tindakan afkir demi keselamatan konsumen. Pemeriksaan berkala di lapangan membuktikan gejala klinis tersebut sering dijumpai pada hewan yang kurang sehat.

“Ada, kadang-kadang ditemukan. Iya. Kadang bisa kelihatan tuh dari sapinya aja performance nya aja dia agak kurus, bulunya kasar gitu,” ucap Bety Rohmawati.

Kondisi kandang dan paparan polusi udara dinilai memengaruhi kesehatan organ pernapasan hewan ternak. Hal ini menjadi catatan petugas saat membedah organ dalam hewan.

“Wah, dibuka ternyata ada tuh cacingnya, atau mungkin paru-parunya bintik-bintik hitam, karena dia selama di kandangnya mungkin dekat polusi udara asap kendaraan lewat, paru-parunya jadi hitam begitu,” tambah Bety Rohmawati.

Masjid At-Taqwa Kemanggisan sendiri mengelola pendistribusian ribuan paket daging kurban untuk warga sekitar. Pihak panitia menerapkan sistem zonasi wilayah untuk kelancaran pembagian.

“Distribusi dilakukan untuk warga di sekitar Kemanggisan hingga Tanjung Duren, dengan sistem pembagian ring satu hingga ring tiga,” kata Syarifuddin Yahya, Ketua Panitia Kurban Masjid At-Taqwa Kemanggisan.

Kondisi pemotongan yang tertib mendapat apresiasi dari otoritas kecamatan setempat. Kehadiran petugas kesehatan hewan memberikan rasa aman bagi para penerima manfaat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pengurban yang telah menyalurkan hewan kurbannya. Juga kepada jajaran KPKP yang melakukan pemeriksaan, sehingga daging yang dibagikan kepada mustahik dipastikan layak konsumsi,” kata Febriandi Suharto, Camat Palmerah.

Di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, pelaksanaan kurban dilaksanakan pada Kamis (28/5/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai kebersamaan dan pelayanan sosial di kalangan aparatur sipil negara.

“Momentum ini setiap tahun kita lakukan melalui penyembelihan hewan kurban. Ada nilai-nilai keislaman yang dapat kita ambil, pertama adalah keikhlasan. Kita harus bisa memberikan hewan kurban dengan ikhlas. Kedua adalah nilai sosial, bagaimana kita diajarkan berbagi kepada masyarakat dan umat, khususnya di wilayah DKI Jakarta,” ujar Khairani, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DKI Jakarta.

Semangat kerelaan ini diharapkan melekat dalam kinerja pelayanan publik sehari-hari para pegawai. Kebersamaan dinilai menjadi pilar utama dalam membangun budaya kerja yang positif.

“Ini menjadi pembelajaran bagi ASN Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Kebersamaan yang dibangun bukan hanya pada momen Iduladha, tetapi juga menjadi budaya kerja di lingkungan Kanwil Kemenag DKI Jakarta,” katanya Khairani.

Seluruh pegawai terlibat aktif dalam kepanitiaan penyembelihan kurban di kantor wilayah. Partisipasi lintas unsur ini mempererat hubungan internal organisasi.

“Kontribusi tersebut merupakan bagian dari kebersamaan yang terus dibangun di Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta,” tambahnya Khairani.

Perayaan keagamaan ini juga diharapkan berkontribusi dalam menjaga toleransi antarumat beragama di Jakarta. Keterlibatan berbagai elemen menunjukkan penguatan nilai kemanusiaan yang inklusif.

“Momentum ini menjadi momen yang ditunggu ASN karena dapat membangun harmonisasi, terutama dalam nilai kemanusiaan dan kehidupan umat beragama. Di sini bukan hanya umat Islam, tetapi seluruh umat beragama turut berkontribusi. Ini bagian dari Asta Protas kita dalam menjalin kerukunan umat beragama,” pungkas Khairani.

Artikel terkait

Rekomendasi