Pemprov DKI Jakarta Buka Pendaftaran Kartu Layanan Gratis

Pemprov DKI Jakarta Buka Pendaftaran Kartu Layanan Gratis

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) bagi warga yang ingin memanfaatkan transportasi publik secara cuma-cuma, seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta, pada Minggu (17/5/2026).

Fasilitas ini disediakan untuk 15 golongan masyarakat tertentu di Jakarta, seperti dilansir dari Megapolitan. Warga yang mendaftar diwajibkan membawa dokumen berupa KTP asli DKI Jakarta, fotokopi KTP, foto diri, serta surat keterangan pendukung yang sesuai dengan kategori penerima manfaat.

Ratusan warga dari berbagai kalangan terpantau mengantre sejak pagi di tiga titik pelaksanaan Car Free Day (CFD) Jakarta demi mendapatkan kartu tersebut. Lokasi pendaftaran tersebar di kawasan Bundaran HI di depan Hotel Mandarin Oriental, Pedestrian Plaza Festival di Jalan H.R. Rasuna Said, dan kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Jakarta Barat di depan Gedung HSBC.

Salah seorang warga Tanah Abang bernama Saodah (67) rela datang sejak subuh agar bisa memperoleh kartu layanan gratis tersebut.

"Sudah dari jam setengah tujuh saya di sini. Tadi masih sepi, sekarang sudah ramai begini. Alhamdulillah nama saya dipanggil, dapat kartunya," ujar Saodah.

Saodah yang datang membawa tas kain di pundaknya mengaku mendapatkan informasi mengenai pendaftaran ini dari tetangganya. Kartu berwarna biru tersebut rencananya akan ia pakai untuk mengunjungi anaknya yang tinggal di Depok secara rutin.

"Buat naik Transjakarta sama KRL, katanya gratis. Lumayan, saya tiap minggu ke rumah anak di Depok," kata Saodah.

Warga lainnya, Maimunah (66), juga mendatangi lokasi sejak subuh demi mendapatkan kuota antrean. Lansia asal Palmerah ini sebelumnya sempat gagal mendaftar pada pekan lalu karena datang terlambat.

"Minggu lalu pas saya sampai jam delapan lewat, kuotanya sudah penuh. Makanya hari ini saya bela-belain naik ojek subuh-subuh ke sini," ujar Maimunah.

Maimunah berniat menggunakan fasilitas tarif Rp 0 ini agar bisa berjalan-jalan menikmati masa tua secara mandiri tanpa membebani anak-anaknya.

"Saya mah niatnya buat jalan-jalan saja keliling Jakarta mumpung gratis, mumpung masih dikasih sehat juga," kata Maimunah.

Menurutnya, program ini sangat meringankan beban para lansia yang membutuhkan mobilitas untuk berbagai keperluan.

"Lumayan banget buat lansia seperti saya kalau mau berobat atau jalan-jalan naik Transjakarta, enggak perlu minta uang ke anak lagi," tutur Maimunah.

Kendati demikian, kelengkapan administrasi yang bermasalah membuat sebagian warga tidak berhasil membawa pulang kartu gratis tersebut. Rustam (72), warga Kemayoran yang mengenakan topi hitam, terpaksa pulang dengan tangan kosong bersama cucunya karena terkendala data diri.

"Katanya ada data diri saya yang salah, jadi harus ke kelurahan dulu. Saya sudah antre sejam lebih. Jauh-jauh dari Kemayoran, eh enggak dapat," ujar Rustam.

Rustam mengaku kesulitan mendapatkan informasi terbaru mengenai persyaratan pendaftaran lantaran tidak memiliki telepon genggam.

"Saya tahunya dari tetangga, disuruh ke sini Minggu pagi. Tapi ya sudah, mungkin rezeki saya belum sampai sana," kata Rustam.

Sementara itu, Suryadi (68) memilih mengantisipasi antrean dengan datang lebih pagi setelah mengalami kegagalan akibat kehabisan kuota pada minggu sebelumnya.

"Minggu kemarin saya datang jam setengah sembilan, ternyata kuota sudah habis. Hari ini habis subuh langsung berangkat ke sini," ujar Suryadi.

Sambil sesekali memeriksa dokumen di dalam mapnya, warga Manggarai ini tersenyum dan menyatakan ingin menggunakan kartu untuk menikmati perjalanan sore di ibu kota.

"Saya mah buat jalan-jalan sore saja keliling Jakarta mumpung gratis," ucap Suryadi.

Suryadi juga menambahkan bahwa fasilitas transportasi publik di Jakarta saat ini sudah semakin nyaman dan ramah bagi kelompok lansia.

"Selagi sehat, semoga sehat terus deh bisa lihat-lihat Jakarta gratis," kata Suryadi.

Selain melalui pos pendaftaran di area CFD, masyarakat juga bisa melakukan registrasi secara daring lewat situs klg.transjakarta.co.id. Layanan pendaftaran tatap muka juga dibuka setiap hari pukul 06.00–22.00 WIB di sejumlah halte Transjakarta utama, termasuk Halte Monas, CSW, Simpang Kuningan, Pulogadung, Koja, Kota, Cawang Sentral, Juanda, Kampung Melayu, dan Ragunan.

Artikel terkait

Rekomendasi