Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didesak segera mencabut izin operasional Karaoke B-Fashion di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, setelah adanya penggerebekan dugaan penyalahgunaan narkoba oleh polisi pada Jumat (8/5/2026). Langkah tegas ini dinilai perlu guna memberikan efek jera terhadap pengelola tempat hiburan malam lainnya di ibu kota.
Sebagaimana dilansir dari Megapolitan, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, memberikan penegasan bahwa sanksi berat harus dijatuhkan apabila sebuah tempat hiburan terbukti menjadi lokasi peredaran barang haram tersebut.
"Kalau itu sih, (Pemprov Jakarta) harus dicabut aja izinnya," ujar Trubus, Rabu (13/5/2026).
Trubus menilai penindakan tanpa kompromi sangat krusial mengingat pelanggaran hukum ini termasuk kategori berat bagi industri pariwisata.
"Karena kalau sudah tempat peredaran narkoba kan sudah pelanggaran hukum berat supaya ini juga menjadi efek jera untuk tempat-tempat hiburan lain," kata Trubus.
Menurut pandangannya, penemuan transaksi narkoba di wilayah Jakarta Barat bukan merupakan fenomena baru dalam industri hiburan malam.
"Karena sebenarnya yang di Jakarta Barat ditemukan itu sebenarnya bukan hal baru. Itu kan yang tempat-tempat lain juga masih ada yang berlangsung," ujar Trubus.
Dirinya kemudian membandingkan kebijakan ketat yang pernah diterapkan oleh para pemimpin Jakarta terdahulu dalam menangani kasus serupa di tempat hiburan malam.
"Kalau dulu zaman pak Anies Baswedan ditutup lalu izin dicabut. Pak Ahok lebih keras lagi, malah ditutup, cabut, habis selesai," ucap Trubus.
Di sisi lain, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat telah mengonfirmasi adanya operasi kepolisian di lokasi tersebut. Namun, pihak manajemen tempat hiburan membantah keterlibatan mereka dalam kasus tersebut.
"Iya, benar ada penggerebekan. Tapi dari pihak manajemen meyakinkan bahwa barang itu (narkoba) tidak dari pihak manajemen sama sekali, enggak ada keterlibatan di situ. Jadi dari ada tamu yang dari luar," kata Gun Gun Mujiantara, Kepala Seksi Industri Pariwisata Sudin Parekraf Jakarta Barat.
Gun Gun mengaku tidak menyangka akan ada penangkapan pengunjung karena pada hari yang sama pengelola sedang mengadakan acara internal.
"Saya juga kaget, karena Jumat itu saya lewat depan B-Fashion, mereka lagi ngerayain ulang tahun. Saya lewat, enggak mampir emang. Makanya kaget juga tadi pas dapat info penggerebekan itu," ujar Gun Gun.
Saat ini, operasional karaoke yang berlokasi di dalam sebuah hotel tersebut telah dihentikan sementara, dengan garis polisi yang masih terpasang di area terkait untuk proses investigasi mendalam oleh aparat berwenang.
"Kami akan segera ke sana. Biar pastinya saya akan coba lakukan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) nanti di sana," kata Gun Gun.