Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan kelanjutan proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta melalui dua pilihan rute pengembangan. Pilihan rute yang sedang dikaji meliputi perpanjangan jalur Dukuh Atas-Manggarai atau pembangunan jalur baru menuju kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 pada Minggu (17/5/2026).
Dilansir dari Megapolitan, penentuan arah proyek dilakukan berdasarkan perhitungan kebutuhan anggaran, asas manfaat, hingga proyeksi potensi jumlah penumpang pada masing-masing jalur. Rute Dukuh Atas-Manggarai diproyeksikan untuk memperkuat integrasi antarmoda di pusat kota, sementara rute PIK 2 ditujukan guna menyokong pertumbuhan kawasan baru di utara Jakarta.
"Saya segera akan memutuskan memang apakah menyelesaikan dari Manggarai ke Dukuh Atas atau melanjutkan trase yang sudah keluar izinnya dari Pemerintah Pusat, yang belum adalah hanya segmen dari Ancol ke PIK 2," ucap Pramono saat meresmikan kelenteng Tian Fu Gong di kawasan PIK, Jakarta Utara.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini memprioritaskan penuntasan pembangunan LRT fase Velodrome-Manggarai sepanjang 12,2 kilometer. Proyek dengan nilai investasi mencapai Rp 11,5 triliun dan 11 stasiun ini ditargetkan rampung serta diresmikan pada Agustus mendatang.
"Tadi saya bisik-bisik kepada CEO Agung Sedayu, mungkin sudah waktunya untuk dibuka LRT dari Velodrome sampai dengan tempat ini (PIK 2)," kata Pramono.
Rencana perluasan jalur menuju lintas Jakarta Utara ini ditargetkan membentang dari Ancol, PIK 2, hingga tersambung ke Bandara Soekarno Hatta. Koridor transportasi massal di wilayah pesisir tersebut diproyeksikan terintegrasi dengan jaringan KRL yang kini telah melayani kawasan Jakarta International Stadium (JIS).
"Kalau dari Ancol ke PIK 2 ada LRT, dan sekarang ini di JIS sudah ada KRL, bahkan KRL sudah berhenti di JIS, minggu-minggu depan akan saya resmikan, maka konektivitas di Jakarta menjadi semakin baik," ujar Pramono.
Langkah penyambungan rute transportasi yang belum terintegrasi di kawasan utara Jakarta diharapkan dapat menyatukan seluruh jaringan transportasi di ibu kota secara menyeluruh.
"Kalau itu sudah bisa disambungkan maka loop Jakarta ini transportasinya sudah tersambung ke keseluruhan," kata Pramono.