Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Banjir Bandang di Gorontalo Utara

Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Banjir Bandang di Gorontalo Utara

Pemerintah Provinsi Gorontalo menyalurkan bantuan logistik dan mendirikan dapur umum terpusat untuk membantu 3.034 jiwa warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara pada Rabu (27/5/2026).

Langkah kedaruratan ini diambil berdasarkan instruksi langsung dari Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Penanganan di lapangan segera dilakukan pascabencana yang melanda wilayah tersebut.

Bencana banjir bandang yang terjadi pada Selasa (26/5/2026) malam menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ini mengakibatkan kerusakan parah pada rumah warga. Harta benda milik masyarakat dilaporkan hanyut dan hewan ternak ikut terdampak.

Kondisi darurat tersebut memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman demi menghindari jatuhnya korban jiwa. Berdasarkan data resmi Posko Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinsosdukcapil, terdapat lima desa yang mengalami dampak paling parah.

Wilayah terdampak meliputi Desa Didingga sebanyak 200 KK atau 269 jiwa, Desa Omuto 168 KK atau 562 jiwa, dan Desa Bualo 212 KK atau 771 jiwa. Selain itu, banjir juga melanda Desa Biau berpenduduk 188 KK atau 717 jiwa serta Desa Luhuto dengan 52 KK atau 715 jiwa, sehingga total keseluruhan mencapai 820 kepala keluarga.

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo, Reflin Buata menyatakan bahwa jajarannya segera melakukan asesmen dan membangun dapur umum bagi warga.

"Langkah cepat yang diambil pemerintah merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan akibat banjir bandang tersebut," ujar Reflin Buata, Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo.

Sebagai bentuk penanganan awal di lapangan, Pemprov Gorontalo bersama Tim Tagana langsung menggelar kegiatan seremonial penyerahan bantuan logistik secara simbolis. Operasional dapur umum terpusat di sekitar lokasi pengungsian Kecamatan Biau juga diresmikan guna menjamin ketersediaan pangan para penyintas seperti dilaporkan InfoPublik.

Artikel terkait

Rekomendasi