Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengonfirmasi adanya lonjakan signifikan pengguna Transjakarta rute P11 yang menghubungkan Bogor dengan Blok M. Informasi mengenai peningkatan jumlah penumpang di wilayah Jawa Barat tersebut dilansir dari Megapolitan.
Pemerintah secara resmi menambah jumlah armada bus pada rute P11 menjadi 32 unit setelah Dedie melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, pada Senin (4/5/2026). Langkah ini diambil untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi warga Bogor.
"Kami bahas yang pertama terkait dengan P11 Transjakarta jadi P11 Transjakarta di awal itu kan kurang lebih baru 10 atau 11 bus, sekarang sudah 32 bus," kata Dedie, Wali Kota Bogor di Batutulis, pada Kamis (7/5/2026).
Ketersediaan 32 unit bus tersebut dipicu oleh pergeseran minat masyarakat yang mulai beralih dari moda transportasi kereta api ke bus. Kepadatan penumpang pada jalur KRL Commuter Line menjadi alasan utama warga mencari alternatif perjalanan lain.
"Karena sudah penuh karena Bogor line itu kan isinya sangat padat sekali, nah jadi bisa memilih alternatif, yaitu adalah P11," ujar Dedie, Wali Kota Bogor.
Dalam pertemuan di Jakarta tersebut, Dedie juga memberikan masukan kepada pemerintah DKI Jakarta mengenai desain interior bus. Ia menyoroti pengaruh konfigurasi tempat duduk terhadap efisiensi waktu tempuh kendaraan di jalan raya.
"Terutama karena konfigurasi duduknya itu menyamping maka kecepatannya hanya dibatasi 50 km per jam. Nah kalau ada alternatif jenis bus yang mungkin nanti duduknya ke depan maka bisa lebih cepat lah kurang lebih," tutur Dedie, Wali Kota Bogor.
Layanan bus Transjakarta rute P11 ini melayani sejumlah titik pemberhentian strategis bagi masyarakat Bogor. Berikut adalah rincian rute perjalanan bus P11 dari arah Bogor menuju Blok M:
| No | Lokasi Pemberhentian |
|---|---|
| 1 | Terminal Baranangsiang / Botani Square |
| 2 | Mall Bellanova Sentul |
| 3 | Sentul City (Khusus Sabtu, Minggu, dan Hari Libur Nasional) |