BBWS Ciliwung Cisadane Tata Ulang Bendungan Polor Antisipasi Banjir

BBWS Ciliwung Cisadane Tata Ulang Bendungan Polor Antisipasi Banjir

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane berencana melakukan penataan ulang terhadap Bendungan Polor untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap merendam pemukiman warga di Kampung Candulan, Cipondoh, Kota Tangerang pada Kamis (14/5/2026).

Langkah tersebut diambil karena struktur bendungan saat ini dinilai menjadi penghambat utama aliran debit air Kali Angke menuju kawasan hilir sehingga terjadi luapan ke wilayah sekitar dilansir dari Megapolitan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menyatakan bahwa evaluasi teknis terhadap keberadaan bendungan tersebut sangat diperlukan berdasarkan perhitungan matematis kapasitas aliran sungai.

"Kami menyambut baik rencana BBWS Ciliwung-Cisadane yang akan mengambil tindakan evaluasi terkait keberadaan Bendungan Polor, yang kalau dihitung secara matematis itu menjadi penghambat debit air Kali Angke sehingga banjir sering kali melanda kawasan pemukiman sekitar,” ujar Taufik Syahzaeni, Kepala PUPR Kota Tangerang.

Pemerintah Kota Tangerang juga telah memetakan sejumlah titik krusial sepanjang aliran Kali Angke untuk dilakukan normalisasi dalam jangka panjang guna memperluas daya tampung air di berbagai lokasi strategis.

"Program kolaborasi dengan dukungan Pemprov Banten telah disiapkan untuk normalisasi skala besar guna mengatasi banjir di wilayah Bendungan Polor salah satunya," kata Taufik Syahzaeni, Kepala PUPR Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menjelaskan bahwa koordinasi penanganan dampak luapan air di lokasi yang berbatasan langsung dengan wilayah Jakarta tersebut kini sudah mulai berjalan.

“Tentunya ini menjadi langkah besar bagi pemerintah daerah khususnya Kota Tangerang dan Banten, dan kami optimis kerja sama ini bisa memberikan dampak besar yang akan membawa kemajuan daerah yang lebih baik bagi Kota Tangerang, Banten serta Jakarta,” ungkap Sachrudin, Wali Kota Tangerang.

Proyek pengembangan infrastruktur ini nantinya tidak hanya difokuskan pada pengendalian banjir, namun juga direncanakan untuk dialihfungsikan sebagai sarana penyediaan sumber air bersih bagi masyarakat di wilayah perbatasan Tangerang dan Jakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi