Pencuri Gasak Komponen PJU di Jalan Pemuda Jakarta Timur

Pencuri Gasak Komponen PJU di Jalan Pemuda Jakarta Timur

Aksi pencurian komponen lampu penerangan jalan umum (PJU) oleh orang tidak dikenal mengakibatkan 50 titik lampu di sepanjang Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, padam total pada Minggu (10/5/2026). Kerusakan infrastruktur ini dipicu oleh hilangnya sejumlah perangkat vital pada panel listrik di kawasan tersebut.

Pihak Sudin Bina Marga Jakarta Timur mengonfirmasi bahwa pelaku menyasar bagian internal panel yang sangat teknis. Dilansir dari Megapolitan, hilangnya material tersebut menyebabkan gangguan layanan penerangan bagi masyarakat yang melintas di area Rawamangun.

Kepala Seksi Prasarana, Sarana, Utilitas Kota, dan Penerangan Jalan Umum Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Yanuar Ikhsan, memberikan rincian mengenai komponen yang raib dibawa kabur pencuri. Menurut penjelasannya, bagian yang hilang mencakup satu unit konektor serta sejumlah rangkaian kabel wiring.

"Dampaknya adalah jumlah lampu yang padam ada 50 titik, Saat ini sedang dilakukan penanganan perbaikan dan insyaalah nanti malam sudah menyala kembali," ucap Yanuar, Jumat (15/5/2026).

Menanggapi insiden yang merugikan fasilitas publik ini, Yanuar menegaskan komitmen instansinya untuk menempuh jalur hukum. Langkah ini diambil guna memberikan efek jera dan mengungkap identitas pelaku yang merusak aset kota.

Selain keterangan resmi, bukti visual mengenai dampak pencurian ini sempat beredar luas melalui platform media sosial. Unggahan video dari akun Instagram binamargajakartatimur menunjukkan suasana gelap gulita di Jalan Pemuda akibat tidak berfungsinya puluhan lampu jalan.

Narasi dalam video tersebut memperkuat fakta bahwa kabel wiring menjadi target utama aksi kriminal tersebut. Meskipun material pengganti masih dalam proses, para petugas di lapangan tetap melakukan upaya darurat agar jalur tersebut tidak terus gelap.

"Demi menjaga agar lampu penerangan tetap berfungsi untuk keselamatan dan kenyamanan masyarakat, petugas sementara melakukan pengoperasian dengan setting manual sambil menunggu proses penggantian komponen yang hilang," tulis keterangan binamargajakartatimur.

Tim teknis dari Sudin Bina Marga terus melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan perbaikan manual tersebut berjalan stabil. Langkah ini dilakukan sebagai solusi sementara sebelum seluruh komponen panel yang dicuri dapat diganti secara permanen.

Artikel terkait

Rekomendasi