Aksi pencurian sepeda motor oleh komplotan bersenjata api menyasar sebuah ruko warung makan di Jalan Duri Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Minggu (10/5/2026) pukul 13.48 WIB. Dilansir dari Megapolitan, pelaku dilaporkan sempat melepaskan tembakan saat melancarkan aksinya di siang hari tersebut.
Pihak kepolisian segera melakukan langkah cepat dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim penyidik juga mulai mengumpulkan bukti-bukti penguat guna memburu para pelaku yang terekam kamera pengawas.
"Sudah kami cek TKP bergabung dengan Reskrim Polres dan saat ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut," kata Aqsha, Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha.
Penegasan mengenai adanya ancaman menggunakan benda serupa senjata api telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian berdasarkan keterangan saksi dan temuan di lapangan. Meski demikian, jenis senjata yang digunakan oleh komplotan tersebut masih dalam tahap identifikasi mendalam oleh tim forensik dan penyidik.
"Alhamdulillah tidak ada korban (luka). Terkait senjata api, saat ini masih didalami oleh tim Polsek dan Polres. Nanti perkembangan selanjutnya akan di-update," kata Aqsha, Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha.
Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, komplotan tersebut berjumlah tiga orang dengan pembagian peran yang sangat spesifik. Satu orang bertindak sebagai pemantau situasi di atas motor, satu orang sebagai eksekutor pencurian, dan satu pelaku lainnya bertugas menodongkan pistol.
Korban dilaporkan sempat memberikan perlawanan dan mencoba mengejar pelaku yang hendak melarikan diri dengan motor curiannya. Namun, pelaku yang mengenakan perlengkapan serba hitam tersebut terus memberikan ancaman dengan menodongkan senjata ke arah korban serta melepaskan satu tembakan ke udara.