Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Guru Membusuk di Kos Semarang

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Guru Membusuk di Kos Semarang

Seorang guru berinisial IP (43) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi jenazah yang mulai membusuk di dalam kamar kosnya di Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kematian pria asal Kabupaten Semarang tersebut pertama kali diketahui oleh sesama penghuni kos yang curiga karena korban tidak terlihat keluar kamar sejak pagi hari. Saksi kemudian memeriksa situasi menggunakan senter dan menemukan korban sudah terbujur kaku di atas kasur.

Aparat kepolisian dari Polsek Semarang Tengah bersama tim Inafis Polrestabes Semarang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jenazah korban serta area di sekitar kamar kos tersebut.

Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito menjelaskan kronologi penemuan mayat tersebut yang berawal dari kecurigaan sesama penghuni kos setelah pulang kerja, sebagaimana dilansir dari detikJateng.

"Korban inisial IP (43), laki-laki asal Kabupaten Semarang, pekerjaan guru, ditemukan di kamar kosnya sekitar pukul 16.00 WIB oleh sesama penghuni kos," kata Kompol Sugito.

Saksi yang merasa penasaran kemudian meminta konfirmasi kepada pemilik kos mengenai keberadaan korban. Upaya pengecekan mandiri dilakukan oleh saksi dengan mengintip ke dalam ruangan menggunakan alat penerangan.

"Saksi kemudian mengecek kamar korban menggunakan senter. Saat dicek, korban ditemukan dalam kondisi terbujur di atas kasur, bagian muka berwarna gelap," ucap Kompol Sugito.

Pihak kepolisian sejauh ini belum bisa memastikan penyebab utama kematian korban. Kendati demikian, tim pengidentifikasi tidak menemukan bukti-bukti adanya tindak kekerasan pada tubuh sang pendidik.

"Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, korban sudah mulai membusuk," jelas Kompol Sugito.

Pihak kepolisian masih terus melakukan investigasi mendalam dan berencana mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga, rekan kerja, serta tetangga kos korban. Pemeriksaan medis dan prosedur identifikasi lanjutan akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian.

Artikel terkait

Rekomendasi