Polisi Buru Pelaku Penjambretan Dua Turis Asing di Jakarta Pusat

Polisi Buru Pelaku Penjambretan Dua Turis Asing di Jakarta Pusat

Kepolisian Reserse Kriminal mengejar pelaku penjambretan terhadap dua warga negara asing (WNA) yang terjadi di kawasan Bundaran HI dan Pos Bloc, Jakarta Pusat, dalam satu bulan terakhir. Insiden terbaru menimpa seorang turis asal Italia berinisial CL saat menunggu kendaraan daring di Menteng pada Kamis (14/5/2026).

Aksi kriminalitas jalanan ini menyasar telepon genggam milik para pelancong yang sedang beraktivitas di ruang publik. Dilansir dari Megapolitan, korban CL kehilangan ponsel miliknya setelah dirampas oleh pengendara sepeda motor pada sore hari di sekitar Bundaran Hotel Indonesia.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Erlyn Sumantri, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 16.10 WIB ketika korban sedang memegang perangkat komunikasinya di pinggir jalan. Pelaku yang menggunakan sepeda motor mendekat secara tiba-tiba.

"Awalnya WNA tersebut memesan kendaraan online. Dia sedang menunggu kendaraan datang di pinggir jalan. Lalu datang satu motor yang dikendarai pelaku," ujar Erlyn saat dihubungi Kompas.com, Jumat (15/5/2026).

Korban dilaporkan sempat melakukan upaya pengejaran secara mandiri sesaat setelah perampasan terjadi. Namun, CL gagal menangkap pelaku dan justru mengalami insiden fisik di lokasi kejadian.

"Pelaku merebut handphone yang dipegang WNA. Setelah itu WNA-nya mengejar," lanjut dia.

Kasus serupa sebelumnya menimpa Robin (25), seorang warga negara Jerman, di kawasan depan Sekolah Santa Ursula, Sawah Besar. Peristiwa pada Minggu (19/4/2026) tersebut terjadi saat korban hendak menyeberang jalan di dekat fasilitas pelican crossing sekitar pukul 15.40 WIB.

Kapolsek Sawah Besar, Rahmat Himawan, mengonfirmasi bahwa korban kehilangan ponsel tipe Samsung S23 dalam insiden tersebut. Pelaku yang berjumlah dua orang berboncengan motor dilaporkan melarikan diri ke arah Kemayoran.

"Kejadiannya hari Minggu (19/4/2026) pukul 15.40 WIB. Lokasi kejadian di depan Sekolah Santa Ursula," ujar Rahmat.

Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang sedang mengoperasikan telepon genggam saat berada di trotoar. Penyelidikan kini tengah dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Sawah Besar.

"Korban kehilangan handphone Samsung S23," lanjut dia.

Kepolisian mengidentifikasi pola kejahatan yang serupa, di mana pelaku mengincar korban yang sedang menggunakan ponsel di tepi jalan raya. Pengawasan melalui rekaman kamera pengawas dan dashboard kendaraan menjadi basis pencarian identitas pelaku.

"Pada saat yang bersamaan HP korban diambil seseorang menggunakan motor beboncengan," tutur Rahmat.

Artikel terkait

Rekomendasi