Pria Mabuk Tusuk Petugas PPSU di Kantor Kelurahan Bidara Cina

Pria Mabuk Tusuk Petugas PPSU di Kantor Kelurahan Bidara Cina

Seorang anggota Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Bidara Cina bernama Endri (52) menjadi korban penusukan oleh pria diduga mabuk di kantor kelurahan pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Korban menderita luka tusuk pada paha kanan serta lebam di wajah setelah menegur pelaku.

Insiden bermula ketika korban baru saja menyelesaikan tugas menyapu jalan protokol dan hendak melakukan absensi. Dilansir dari Megapolitan, pelaku yang datang dengan kondisi jalan sempoyongan tidak terima saat diminta melepas alas kaki ketika memasuki area aula kelurahan yang baru saja dibersihkan.

"Iya, mabuk keliatan dari jalan sempoyongan sama bau," ungkap Endri saat ditemui di rumahnya di kawasan Bidara Cina, Jumat (15/5/2026).

Korban menjelaskan bahwa dirinya sedang berbincang dengan petugas piket sebelum melihat pelaku masuk ke gedung tanpa melepas sandal.

"Saya ngobrol dengan teman yang sedang piket. Ada anak masuk (ke kantor kelurahan), saya tegur, ‘Tolong sendalnya dicopot’. Di aula kan baru dipel, kasihan orang yang kerja jadi kotor lagi," kata Endri.

Setelah teguran tersebut dilayangkan, pelaku justru bereaksi agresif dengan memukul Endri secara berulang kali hingga terjatuh ke lantai.

"Saya sudah minta maaf, tapi dia tetap memukul saya. Satu kali, dua kali sampai saya jatuh di depan ATM DKI yang ada di kelurahan. Setelah itu dia menusuk saya. Saya hanya diam. Darah keluar banyak," ungkap Endri.

Korban yang terluka segera mencari perlindungan di ruangan Satpol PP sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit menggunakan mobil dinas operasional kelurahan.

"Saya dibawa naik mobil dinas kelurahan ke Kecamatan Jatinegara. Di sana hanya diberi perban, mereka tidak berani menangani. Lalu saya dirujuk ke RSCM," ujar Endri.

Pihak kepolisian mengonfirmasi telah menerima laporan terkait tindakan penganiayaan tersebut dan saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Ya kemarin ya saya maafin. Ya namanya orang minta maaf ya saya maafin lah. Tapi kalau proses hukumnya, nanti aja lah itu mah gimana gitu," jelas Endri.

Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono menegaskan bahwa personel kepolisian terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

"Masih melakukan penyelidikan, sudah buat laporan polisi (LP), korban sudah pulang ke rumah," jelas Samsono.

Artikel terkait

Rekomendasi