Seorang pria berinisial MZ (42) menjadi korban penusukan oleh pria yang diduga berprofesi sebagai penagih utang di Jalan Sungai Tiram, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (14/5/2026). Insiden tersebut dipicu oleh masalah tunggakan utang korban yang mencapai jutaan rupiah.
Pihak kepolisian telah mengonfirmasi peristiwa penganiayaan tersebut dan kini tengah melakukan pendalaman. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Megapolitan, pelaku yang terekam mengenakan jaket berwarna oranye saat ini masih dalam pengejaran petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Cilincing.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri memberikan keterangan mengenai status penanganan perkara yang melibatkan warga berinisial MZ tersebut.
"Betul (ada kejadian itu), sedang dalam penanganan penyidik ya," ujar Bobi saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Jumat (15/5/2026).
Motif penyerangan ini diduga kuat berkaitan dengan beban finansial yang belum diselesaikan oleh korban. Bobi menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, MZ mengakui adanya kewajiban pembayaran yang belum terpenuhi kepada pihak lain.
"Masalah utang piutang. Dari keterangan korban demikian (memiliki tunggakan Rp 5 Juta)," jelas Bobi.
Meskipun mengalami serangan senjata tajam di bagian tubuh yang vital, kondisi korban dilaporkan stabil. MZ telah mendapatkan pertolongan medis awal dan tidak memerlukan rawat inap di fasilitas kesehatan.
"Korban rawat jalan ya," tambah Bobi.
Kronologi penusukan ini sempat terekam oleh seorang saksi mata perempuan yang sedang dibonceng oleh MZ. Dalam rekaman video yang beredar, pria berjaket oranye tersebut mengadang laju motor korban hingga keduanya berhenti di pinggir jalan dan terlibat cekcok mulut.
"Gua videoin lu ya. Iyaudah di sini, di sini," kata perempuan yang merekam video tersebut saat ia dan MZ diminta berhenti oleh pria berjaket oranye.
Tak lama setelah berhenti, pelaku secara mendadak menusuk dada kanan MZ sebanyak dua kali sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian. MZ yang mengenakan pakaian putih seketika menunjukkan luka dan perdarahan pada bagian tubuhnya akibat serangan tersebut.
"Ditusuk gue," ucap MZ dengan kondisi darah yang mengalir di tangan kanannya.
Melihat kondisi korban yang terluka, rekan perempuan MZ segera berupaya mengamankan korban. Ia mengajak korban untuk segera mencari bantuan medis ke klinik terdekat sambil memastikan bahwa bukti visual penyerangan telah tersimpan.
"Udah ada gua video. Ayo berobat di klinik," ucap perempuan tersebut.