Polisi Tutup Exit Tol JORR Meruya Akibat Banjir di Puri Kembangan

Polisi Tutup Exit Tol JORR Meruya Akibat Banjir di Puri Kembangan

Akses keluar tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Meruya, Jakarta Barat, ditutup sementara akibat luapan air yang merendam persimpangan lampu merah Puri Kembangan pada Selasa (5/5/2026) siang. Langkah ini diambil petugas guna mengurai kepadatan lalu lintas yang terkunci di titik banjir.

Genangan air dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter hingga 60 sentimeter terpantau masih merendam area persimpangan tersebut. Kondisi ini membuat kendaraan roda dua maupun roda empat mengalami kesulitan besar saat hendak melintas menuju arah Duri Kosambi atau Ciledug, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

Guna mencegah penumpukan kendaraan, petugas memasang water barrier berwarna oranye di pintu keluar tol JORR Meruya. Selain itu, satu unit kendaraan operasional Korlantas Polri disiagakan di tengah jalan untuk memastikan tidak ada pengendara yang menerobos akses tersebut.

KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo menjelaskan bahwa kebijakan penutupan dilakukan untuk menghindari persilangan kendaraan di titik utama banjir. Luapan air di jalur menuju Jalan Pasar Minggu arah Ciledug menjadi kendala utama bagi para pengguna jalan.

"Untuk sementara exit tol Meruya-Kembangan itu ditutup karena mengurangi adanya crossing di Puri Kembangan. Karena memang banjir di arah Jalan Pasar Minggu arah Ciledug itu masih banjir kurang lebih saat ini 50 cm," kata AKP Sudarmo kepada Kompas.com, Selasa.

Dampak dari genangan ini telah menyebabkan kemacetan panjang di sepanjang Jalan Kembangan Raya. Sebagai langkah mitigasi, pihak kepolisian mengalihkan seluruh kendaraan yang ingin keluar melalui gerbang tol Meruya menuju pintu keluar tol Rawa Buaya.

AKP Sudarmo menambahkan bahwa pembatasan ini juga bertujuan untuk melindungi aset milik masyarakat dari kerusakan mesin akibat memaksakan diri melewati genangan. Banyak laporan mengenai kendaraan yang berhenti mendadak di tengah kepungan air.

"Jadi motor itu banyak banget yang mogok, mobil pun beberapa juga ada yang mogok. Jadi mengurangi risiko dan mengurangi macet juga kita tutup sementara sampai kondisi normal kembali, baru kami buka lagi," ucap AKP Sudarmo.

Saat ini personel kepolisian masih berada di lapangan untuk mengatur arus kendaraan yang tersendat di kawasan Puri Kembangan. Di sisi lain, petugas dari Sudin SDA Jakarta Barat telah mengerahkan mesin pompa untuk menyedot genangan agar akses jalan dapat segera dibuka kembali.

Artikel terkait

Rekomendasi