Satlantas Polresta Bogor Kota akan menutup total akses Jalan Suryakencana di Kota Bogor pada Jumat (8/5/2026) guna mendukung kelancaran penyelenggaraan Kirab Mahkota Binokasih. Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan mulai pukul 20.00 WIB dengan rute perjalanan dari Museum Pajajaran di Batutulis hingga berakhir di Lawang Suryakencana.
Dilansir dari Megapolitan, penutupan jalur ini akan berdampak pada pengalihan arus kendaraan dari Jalan Otista yang semula menuju kawasan Suryakencana menjadi diarahkan lurus ke wilayah Empang. Penutupan di ruas jalan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga kawasan Simpang Ahoy.
KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito menjelaskan bahwa skema penutupan dilakukan secara situasional mengikuti pergerakan rombongan peserta kirab. Pihak kepolisian telah menyiapkan titik penyekatan khusus untuk memastikan iring-iringan tidak terganggu oleh arus kendaraan umum.
"Pertama, kayak Lawang Suryakencana atau Surken kami tutup, kami arahkan lurus ke arah BTM, Empang," kata Lukito.
Rangkaian peserta yang diperkirakan mencapai 1.500 orang dari 27 kabupaten dan kota akan berkumpul di Museum Batutulis sejak siang hari. Setelah rombongan memasuki area Suryakencana, akses menuju Simpang Ahoy dan Sukasari direncanakan untuk dibuka kembali bagi masyarakat umum.
"Yang kedua, di depan Mie Gacoan. Yang dari Empang, BNR, ke Bondongan, Mie Gacoan kita tutup dulu sampai dengan rombongan selesai, iring-iringan rangkaian peserta selesai," kata dia.
Petugas juga akan menutup lajur kanan Jalan Batutulis saat rangkaian mulai bergerak dari titik awal. Pengendara dari arah Tajur akan dialihkan menuju Jalan Pajajaran melalui kawasan Baranangsiang hingga mencapai Tugu Kujang untuk menghindari kepadatan di pusat acara.
"Baru kita buka kembali ke arah Simpang Ahoy, mau ke Sukasari maupun yang ke arah PDAM Siliwangi," sambungnya.
Akses kendaraan dari arah Ekalokasari tetap diperbolehkan menggunakan lajur kiri Jalan Batutulis selama peserta kirab masih dalam tahap persiapan di museum. Namun, pengalihan total tetap disiapkan apabila pergerakan massa mulai menutupi badan jalan secara keseluruhan.
"Terus nanti yang dari Suryakencana mau lewat PDAM kita belok kirikan ke Sukasari, tembus ke Pajajaran. Terus yang dari Empang, BNR, ke Mie Gacoan kita tutup sementara karena rangkaian sudah mau jalan," tuturnya.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Bogor telah menyiapkan infrastruktur pendukung berupa fasilitas parkir bagi rombongan dan pengunjung. Terdapat delapan lokasi parkir kendaraan kecil dan satu area khusus yang disediakan untuk menampung armada bus peserta.
"Ini akan ada 25 bus yang akan nge-drop. Dari sini hanya nge-drop kita atur ke belakang busnya itu kita tampung di terminal Baranangsiang," tutur Sujatmiko, Kepala Dishub Kota Bogor.
Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto menambahkan bahwa masyarakat yang berniat menghadiri acara budaya ini dapat memanfaatkan kantung parkir di pusat-pusat perkantoran dan lembaga pendidikan yang telah bekerja sama.
"Gedung Bakorwil, Balai Kota, Kantor Pajak, Museum Tanah, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kinderfield-Highfield School Bogor, Paspampres, and Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia," ujarnya.