PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaksanakan pemeliharaan darurat di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 28+175 jalur A arah Cikampek pada Selasa, 5 Mei 2026. Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan pengguna jalan setelah ditemukan kerusakan permukaan jalan di lokasi tersebut.
Pemeliharaan ini merupakan respon cepat pengelola jalan tol terhadap kondisi tanah yang memerlukan penanganan segera. Dilansir dari Kompas, penutupan sebagian lajur telah dilakukan untuk memfasilitasi proses teknis di lapangan sekaligus meminimalisir risiko bagi pengendara yang melintas.
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan tim setelah mendapatkan laporan terkait kondisi jalan tersebut.
"Setelah menerima laporan pada Selasa, 5 Mei 2026 pukul 21.13 WIB, tim JTT segera menuju lokasi dan melakukan penanganan awal berupa penutupan lajur 3 dan lajur 4 pada pukul 21.45 WIB guna mendukung proses penanganan serta menjaga keselamatan pengguna jalan," kata Amri, dikutip Rabu (06/05/2026).
Pihak manajemen JTT saat ini tengah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap struktur tanah dasar di titik pemeliharaan. Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menekankan pentingnya koordinasi intensif dalam percepatan perbaikan ini.
"JTT terus melakukan monitoring intensif serta koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan proses penanganan berjalan optimal sehingga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga," ujar Ria.
Proses evaluasi kondisi existing tanah dasar menjadi landasan utama bagi perusahaan dalam menentukan metode penanganan lanjutan yang permanen. Selama pengerjaan berlangsung, pengendara diminta untuk mengantisipasi potensi hambatan lalu lintas dan mempersiapkan kondisi fisik kendaraan.
"JTT memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kegiatan penanganan ini. Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama," ujar Ria.
Masyarakat dapat memantau situasi arus lalu lintas secara real-time melalui layanan One Call Center Jasa Marga di nomor 133. Selain itu, informasi pembaruan tersedia melalui kanal media sosial resmi perusahaan serta aplikasi Travoy yang beroperasi selama 24 jam.