BPBD DKI Jakarta Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 13-17 Mei 2026

BPBD DKI Jakarta Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 13-17 Mei 2026

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Ibu Kota dan Kepulauan Seribu. Kondisi ini diprediksi berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 13 hingga 17 Mei 2026.

Dilansir dari Megapolitan, informasi yang dibagikan melalui akun resmi @bpbddkijakarta menyebutkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi dalam periode tersebut. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kewaspadaan publik terhadap perubahan cuaca yang signifikan.

"Berikut update potensi curah hujan untuk 5 hari ke depan periode tanggal 13 - 17 Mei 2026 hujan dengan intensitas sedang - lebat di wilayah DKI Jakarta dan Kep. Seribu," tulis BPBD DKI Jakarta dalam unggahannya, Rabu (13/5/2026).

Masyarakat diminta untuk terus bersiaga dalam menghadapi dampak yang mungkin ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini. BPBD menekankan pentingnya antisipasi terhadap potensi munculnya genangan air maupun banjir di titik-titik rawan wilayah Jakarta.

"Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem," tulis BPBD.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyarankan warga untuk memantau perkembangan situasi banjir secara berkala melalui situs resmi pantau banjir. Akses informasi yang akurat diharapkan dapat membantu warga melakukan persiapan mandiri lebih awal.

Selain pemantauan mandiri, tersedia layanan darurat Jakarta Siaga 112 yang dapat dihubungi kapan saja. Warga yang menemukan kondisi darurat atau membutuhkan pertolongan cepat akibat cuaca buruk diimbau segera melapor melalui kanal tersebut.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah memprediksi bahwa hujan masih akan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia selama sepekan ke depan. Kondisi ini terjadi meskipun sebagian wilayah tengah merasakan suhu udara yang panas.

Untuk periode 12 hingga 18 Mei 2026, cuaca di tanah air diperkirakan akan didominasi oleh hujan dengan skala ringan hingga lebat. Jakarta menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam proyeksi hujan intensitas sedang hingga lebat tersebut.

"Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang dapat terjadi," kata BMKG dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).

Berdasarkan analisis meteorologi, fenomena cuaca ekstrem ini dipicu oleh penguatan monsun Australia yang diprediksi terjadi dalam beberapa hari mendatang. Angin tersebut membawa massa udara dari Benua Australia yang memiliki karakter cenderung lebih kering.

Kondisi ini sekaligus menjadi indikator bahwa beberapa wilayah di Indonesia mulai memasuki masa transisi. Wilayah-wilayah tersebut berangsur-angsur bergeser dari musim hujan menuju musim kemarau atau yang sering dikenal sebagai masa pancaroba.

Artikel terkait

Rekomendasi