Mengintip Perkiraan Gaji dan Harta Kekayaan Alexandra Askandar

Mengintip Perkiraan Gaji dan Harta Kekayaan Alexandra Askandar

Alexandra Askandar yang akrab disapa Xandra kini menempati posisi sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak Maret 2025. Jabatan strategis ini membuat publik penasaran mengenai besaran pendapatan yang diterimanya, seperti dikutip dari Suara.

Sebelum menduduki posisinya saat ini di BNI, ia terlebih dahulu memegang jabatan serupa di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk masa bakti 2020 hingga 2025. Perjalanan kariernya di industri perbankan nasional sendiri telah dirintis sejak awal tahun 2000-an.

Estimasi total remunerasi bagi eksekutif puncak perbankan BUMN ditaksir menyentuh angka puluhan hingga ratusan miliar rupiah per tahun. Komponen pendapatan tersebut meliputi gaji pokok, tunjangan tetap, tantiem atau bonus kinerja, serta insentif jangka panjang.

Sebagai gambaran, total kompensasi untuk jajaran dewan direksi Bank Mandiri pada tahun 2019 mencapai Rp428,36 miliar yang dialokasikan bagi sekitar 12 orang. Angka rata-rata per direksi berkisar Rp35,7 miliar untuk periode semester pertama saja.

Akumulasi pundi-pundi pendapatan Alexandra Askandar ikut terdokumentasi dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang diawasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Laporan LHKPN tahun 2025 mencatat total kekayaan miliknya menyentuh Rp201,16 miliar secara keseluruhan.

Jumlah harta tersebut menunjukkan tren kenaikan yang konsisten dari tahun-tahun sebelumnya, di mana ia melaporkan kekayaan sebesar Rp177,3 sandi miliar dan sekitar Rp163 miliar pada periode sebelumnya. Aset ini mencakup kepemilikan tanah dan bangunan senilai Rp70,46 miIiar, surat berharga, serta kendaraan.

Artikel terkait

Rekomendasi