Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Selain Pertamax

Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Selain Pertamax

PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi pada Minggu, 3 Mei 2026, guna merespons dinamika harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Kenaikan harga ini mencakup produk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sementara harga Pertamax serta Pertamax Green tercatat tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya. Penyesuaian ini merupakan evaluasi berkala yang dilakukan perseroan setelah perubahan harga terakhir pada 18 April 2026.

Berdasarkan data rincian harga terbaru, Pertamax Turbo kini dijual seharga Rp 19.900 per liter dari harga sebelumnya Rp 19.400. Kenaikan signifikan terjadi pada Pertamina Dex yang kini dibanderol Rp 27.900 per liter, naik Rp 4.000 dibandingkan harga lama Rp 23.900 per liter.

Sementara itu, harga Dexlite melonjak menjadi Rp 26.000 per liter dari harga semula Rp 23.600. Untuk kategori BBM bersubsidi, harga Pertalite tetap pada angka Rp 10.000 per liter dan Solar tetap Rp 6.800 per liter, sedangkan Pertamax bertahan di harga Rp 12.300 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyatakan bahwa kebijakan harga ini mempertimbangkan berbagai faktor regulasi dan kondisi daya beli masyarakat di dalam negeri.

"Produk nonsubsidi pada prinsipnya mengikuti harga keekonomian dan mengacu pada ketentuan dan peraturan yang berlaku. Namun sebagai BUMN yang menjalankan mandat strategis negara, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis semata, tetapi juga memperhatikan kondisi terkini di masyarakat, daya beli pelanggan golongan pengguna BBM nonsubsidi, serta stabilitas nasional," ujar Roberth.

Keputusan untuk mempertahankan harga Pertamax diambil agar produk tersebut tetap kompetitif bagi konsumen dibandingkan dengan penyedia bahan bakar swasta lainnya. Di SPBU pesaing seperti BP dan VIVO, harga bahan bakar sekelas RON 92 terpantau berada di angka Rp 12.390 per liter.

"Pertamina sebagai kepanjangan tangan Pemerintah turut menjaga dan mewujudkan kondisi yang kondusif dengan penyesuaian harga yang tetap kompetitif dibanding badan usaha lain. Karena itu tidak semua produk mengalami penyesuaian harga, sebagian tetap dipertahankan agar tetap kompetitif serta relevan dengan kebutuhan masyarakat," jelas Roberth.

Artikel terkait

Rekomendasi