PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak non-subsidi jenis Pertamax Turbo di seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum mulai Senin, 1 Juni 2026. Penyesuaian ini dilakukan pemerintah akibat fluktuasi harga minyak mentah dunia dan tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Dilansir dari Otorider, informasi resmi dari Pertamina Patra Niaga dan layanan MyPertamina menyebutkan harga Pertamax Turbo dengan Research Octane Number 98 kini naik menjadi Rp 20.750 per liter untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Sebelumnya, produk bahan bakar beroktan tinggi tersebut dipasarkan dengan harga Rp 19.900 per liter.
Kebijakan penyesuaian ini tidak berlaku untuk jenis bahan bakar non-subsidi lainnya. Harga Pertamax dengan Research Octane Number 92 tetap bertahan pada angka Rp 12.300 per liter, sedangkan Pertamax Green dengan Research Octane Number 95 tidak mengalami perubahan di harga Rp 12.900 per liter.
Pemerintah juga memilih untuk mempertahankan harga komoditas bbm bersubsidi demi menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Harga Pertalite tetap dijual sebesar Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi bertahan pada angka Rp 6.800 per liter.
Perhitungan harga energi domestik dipengaruhi oleh rata-rata harga minyak mentah Brent sepanjang Mei 2026 yang tercatat pada level US$103,71 per barel menurut data Refinitiv. Nilai tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 1,22 persen jika dibandingkan dengan rata-rata harga pada bulan sebelumnya.
Kenaikan terbatas juga dialami oleh harga minyak acuan West Texas Intermediate yang berada pada rata-rata US$98,42 per barel selama Mei 2026. Angka tersebut mencatatkan peningkatan sebesar 0,37 persen dari rata-rata bulan April 2026 yang berada di level US$98,06 per barel.
Pergerakan naik pada harga minyak global yang disertai pelemahan nilai tukar rupiah memicu pembengkakan biaya pengadaan bbm non-subsidi. Kondisi operasional tersebut yang kemudian mendasari keputusan penetapan penyesuaian harga baru di tingkat pengecer.
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Pertalite | Rp 10.000 |
| Pertamax | Rp 12.300 |
| Pertamax Green | Rp 12.900 |
| Pertamax Turbo | Rp 20.750 |
| Dexlite | Rp 23.000 |
| Pertamina Dex | Rp 24.800 |
| Solar subsidi | Rp 6.800 |