TP PKK Jawa Tengah Gandeng Swasta Kelola Limbah Rumah Tangga

TP PKK Jawa Tengah Gandeng Swasta Kelola Limbah Rumah Tangga

Tim Penggerak PKK dan Tim Penggerak Posyandu Provinsi Jawa Tengah menjalin kerja sama strategis dengan PT Biosirkular Inovasi Indonesia serta PT Gapura Mas Lestari pada Jumat (15/5/2026). Sinergi ini bertujuan memperkuat pembangunan berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular melalui pengelolaan limbah rumah tangga di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Dilansir dari Money, kolaborasi yang diresmikan dalam peringatan Hari Bumi 2026 ini menitikberatkan pada pemanfaatan kembali sumber daya agar memiliki nilai tambah ekonomi. Fokus utama program ini adalah membangun sistem pengelolaan limbah domestik yang terstruktur dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat hingga tingkat desa.

Kedua perusahaan swasta tersebut berperan dalam mendukung ekosistem ekonomi sirkular mulai dari proses edukasi, pengumpulan, hingga optimalisasi limbah seperti minyak jelantah. Langkah ini diambil guna memberdayakan masyarakat sekaligus menekan dampak negatif limbah terhadap lingkungan hidup.

Direktur PT Biosirkular Inovasi Indonesia Dicka Dwi Candra menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan perwujudan nyata dalam membentuk ekosistem lingkungan yang mandiri. Pihaknya memandang masyarakat sebagai aktor kunci dalam keberhasilan program berkelanjutan ini.

"Ekonomi sirkular bukan hanya tentang pengelolaan limbah, tetapi bagaimana masyarakat dapat menjadi bagian dari solusi lingkungan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan," ujar Dicka Dwi Candra, Direktur PT Biosirkular Inovasi Indonesia.

Dicka menegaskan bahwa melalui keterlibatan aktif, warga tidak hanya membantu menjaga kelestarian alam tetapi juga mendapatkan keuntungan finansial dari sampah yang dikelola. Sementara itu, sektor swasta lainnya menekankan pentingnya integrasi antarlembaga dalam menghadapi tantangan sampah rumah tangga yang terus meningkat.

Direktur PT Gapura Mas Lestari Heru Fidiyanto menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha. Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi fondasi utama dalam mengubah limbah menjadi barang yang memiliki kegunaan lebih tinggi.

"Pendekatan ekonomi sirkular harus dibangun dari tingkat masyarakat. Ketika limbah dapat dikelola dengan baik dan memiliki nilai manfaat, maka dampaknya tidak hanya dirasakan lingkungan, tetapi juga masyarakat secara langsung," kata Heru Fidiyanto, Direktur PT Gapura Mas Lestari.

Melalui kerja sama ini, model pembangunan masa depan di Jawa Tengah diharapkan dapat beralih pada sistem yang lebih hijau. Para pihak terkait menargetkan pola hidup ekonomi sirkular ini menjadi budaya baru bagi masyarakat luas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan jangka panjang.

Artikel terkait

Rekomendasi