PKK Kalibaru Depok Usulkan Program Magrib Lepas HP Bagi Remaja

PKK Kalibaru Depok Usulkan Program Magrib Lepas HP Bagi Remaja

Gagasan inovatif berupa program "Magrib Lepas HP" diusulkan oleh Tim Pokja 1 PKK Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai dan gim daring di lingkungan masyarakat.

Dilansir dari Radar Depok, langkah ini diinisiasi sebagai bentuk respons terhadap maraknya dampak negatif media sosial yang mulai memengaruhi perilaku para remaja saat ini.

Tim Pokja 1 Kalibaru, Martin menjelaskan bahwa inisiatif tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman awal serta bekal pengetahuan bagi generasi muda demi masa depan mereka.

"Setidaknya kita memulai dari pemahaman-pemahaman dan memberikan pengetahuan kepada anak-anak generasi selanjutnya. Karena bagaimana pun hari ini mereka remaja, nanti mereka menjadi pemimpin," ujar Martin.

Martin menambahkan bahwa pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab sejak usia dini sangat krusial bagi remaja agar terhindar dari krisis moralitas.

"Kalau generasi ini tidak diberikan pemahaman tentang bagaimana disiplin, bagaimana bertanggung jawab, bagaimana menata masa depan akan sangat berisiko. Mereka tidak mengenal lagi tata krama dan kesopanan," katanya.

Kekhawatiran tersebut didasari oleh banyaknya fenomena sosial negatif melibatkan anak sekolah yang kerap beredar di media sosial.

"Kita sudah cukup disajikan di media sosial anak-anak remaja melakukan tawuran, melakukan hal-hal kriminal, belum lagi gejala sosial lainnya seperti kecanduan gadget dan game online yang risikonya bukan main-main," tuturnya.

Hingga saat ini, rancangan program tersebut sedang berada dalam tahapan diskusi serta koordinasi bersama aparatur kelurahan dan pengurus rukun warga setempat.

"Kami baru sebatas usulan dan komunikasi kepada Pak Lurah dan ketua RW. Sejauh ini responsnya positif," jelas Martin.

Rencana penerapan pembatasan gawai ini kemudian mendapatkan dukungan penuh dari pihak otoritas pemerintahan tingkat kelurahan.

Lurah Kalibaru, Nayadih menyatakan bahwa program bentukan kader PKK ini memang difokuskan menyasar kelompok usia sekolah.

"Ini inovasi PKK Kelurahan Pokja 1, Magrib Lepas HP. Sasarannya untuk anak-anak di Kalibaru," kata Nayadih.

Sebagai langkah lanjutan, pihak Kelurahan Kalibaru akan segera melaksanakan rangkaian sosialisasi, penyuluhan, serta pemasangan alat peraga edukasi di pemukiman warga.

"Bahkan nanti kita akan buat banner, spanduk dan stiker ke masyarakat," tandas Nayadih.

Artikel terkait

Rekomendasi