Manajemen PT PLN (Persero) UP3 Ketapang melakukan evaluasi menyeluruh terkait penempatan sejumlah tiang listrik baru di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Ketapang, pada Minggu (17/5/2026). Langkah peninjauan ulang ini diambil setelah infrastruktur kelistrikan yang membentang dari kawasan SMP Negeri 3 Ketapang hingga Stadion Tentemak tersebut mendapat sorotan tajam dari masyarakat setempat.
Penataan kelistrikan ini memicu kekhawatiran warga mengenai penyempitan ruang gerak kendaraan dan potensi hambatan bagi rencana pelebaran jalan di masa depan. Posisi tiang yang dinilai terlalu mepet dengan badan jalan juga dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara yang melintas dengan kecepatan tinggi di malam hari.
Keluhan mengenai dampak pemeliharaan jaringan yang dianggap kurang mempertimbangkan aspek tata ruang kota tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan warga di lapangan.
"Kalau nanti ada pelebaran jalan, bagaimana posisi tiang-tiang ini? Jangan sampai justru menghambat pembangunan atau membahayakan pengguna jalan," ujar Ulay, salah seorang warga, Jumat (15/5/2026).
Menanggapi reaksi publik tersebut, Assistant Manager Jaringan dan Konstruksi PLN UP3 Ketapang, Saut Manurung, memberikan penjelasan mengenai landasan teknis dari proyek penguatan jaringan listrik di kawasan tersebut pada Minggu (17/5/2026).
"Penempatan tiang dilakukan berdasarkan hasil survei dan perhitungan teknis agar jaringan dapat beroperasi secara aman, andal, dan mendukung kebutuhan listrik masyarakat," kata Saut Manurung, Assistant Manager Jaringan dan Konstruksi PLN UP3 Ketapang.
Saut Manurung menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menguatkan keandalan pasokan daya demi mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi masyarakat Ketapang yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
"Kami memahami adanya perhatian masyarakat terkait posisi tiang yang dinilai dekat dengan badan jalan. Masukan tersebut tentu menjadi perhatian kami," ujarnya.
Manajemen tingkat kabupaten juga menegaskan keterbukaan institusinya terhadap aspirasi publik demi meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan di wilayah tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan masukan dari masyarakat. PLN selalu terbuka terhadap kritik dan saran yang konstruktif demi meningkatkan kualitas pelayanan," kata Yusrizal Ibrani, Manager PLN UP3 Ketapang.
Yusrizal menambahkan bahwa proyek penguatan jaringan ini bertujuan untuk meminimalkan gangguan listrik seiring peningkatan konsumsi daya setempat, dan pihak perusahaan siap menyelaraskan infrastruktur dengan rencana pembangunan daerah.
"Jika nantinya terdapat program pelebaran jalan atau penataan kawasan, tentu akan dilakukan koordinasi bersama agar seluruh infrastruktur dapat disesuaikan dengan baik tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.
Dukungan atas keselarasan pembangunan infrastruktur dengan kepentingan publik ini juga diperkuat oleh manajemen PLN di tingkat provinsi Kalimantan Barat.
"Ketersediaan listrik yang andal menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan hingga investasi daerah," ujar Maria Gorreti Indrawati Gunawan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat.
Guna menindaklanjuti situasi di lapangan, dilansir dari Suara Ketapang, PLN UP3 Ketapang bersama Dinas Pekerjaan Umum setempat kini telah melakukan survei bersama dan koordinasi lapangan untuk memastikan seluruh konstruksi sesuai standar keselamatan.