PLN Pastikan Tarif Listrik April Sampai Juni Dua Ribu Dua Puluh Enam Tidak Naik

PLN Pastikan Tarif Listrik April Sampai Juni Dua Ribu Dua Puluh Enam Tidak Naik

PT PLN (Persero) menegaskan bahwa pemerintah tidak menaikkan tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2026, menyusul maraknya keluhan masyarakat di media sosial terkait tagihan yang membengkak pada Selasa (2/6/2026).

Lonjakan biaya yang dialami sejumlah pelanggan tersebut dipastikan bukan karena perubahan tarif, melainkan akibat peningkatan konsumsi energi yang dipicu oleh cuaca ekstrem serta peningkatan aktivitas di dalam rumah tangga, dilansir dari Suara.

Pihak manajemen menyatakan bahwa seluruh proses penghitungan administrasi untuk beban biaya tetap berjalan normal serta transparan berdasarkan regulasi yang berlaku, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak panik.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, memberikan penjelasan resmi untuk meredam kekhawatiran para pelanggan mengenai isu penyesuaian biaya tersebut.

"Terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik, PT PLN (Persero) menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik," ujar Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN.

Penetapan harga per kilowatt-hour (kWh) untuk seluruh golongan pelanggan saat ini masih sepenuhnya mematuhi aturan baku dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Untuk periode April-Juni 2026 tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya," cetus Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN.

Kondisi suhu udara yang lebih panas dalam beberapa waktu terakhir secara otomatis memaksa alat pendingin ruangan bekerja lebih lama, yang menjadi penyebab utama lonjakan penggunaan daya tanpa disadari.

"Dan meningkatnya aktivitas di rumah yang menyebabkan peningkatan penggunaan peralatan listrik pelanggan sehari-hari," urai Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN.

Untuk membantu masyarakat mengontrol pengeluaran energi dan menghindari kesalahpahaman, perusahaan menyediakan fitur pemantauan mandiri guna memvalidasi catatan transaksi serta volume pemakaian harian secara praktis melalui aplikasi resmi PLN Mobile.

Masyarakat dapat mengakses menu "Token dan Pembayaran", memasukkan nomor identitas listrik melalui pilihan "Tambah ID Pelanggan", kemudian meninjau grafik konsumsi bulanan pada menu "Riwayat Penggunaan" bagi sistem pascabayar atau "Riwayat Pembelian Token" untuk sistem prabayar.

Artikel terkait

Rekomendasi