Polda Metro Jaya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku penjambretan ponsel milik seorang warga negara asing (WNA) asal Italia berinisial CL di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Kamis (14/5/2026) sore.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin memberikan kepastian terkait upaya penangkapan tersangka dalam waktu dekat. Insiden kriminal tersebut mengakibatkan korban tersungkur saat ponsel merek Motorola Neo 60 miliknya dirampas paksa, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
"Saat ini kami sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku penjambretan dengan korban warga negara asing tersebut Insyaallah dalam waktu cepat kami akan melakukan penangkapan terhadap pelakunya," jelas Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/5/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto turut memberikan tanggapan mengenai lokasi kejadian yang berada di pusat keramaian ibu kota tersebut. Menurutnya, kepadatan masyarakat terkadang memicu kelengahan terhadap keamanan pribadi.
"Kita melihat kejahatan itu bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Tidak melihat suatu wilayah itu justru dengan kepadatan masyarakat, muncul keabaian. Keabaian dari masyarakat itu sendiri untuk terhadap jiwa raga, harta bendanya," jelas Budi dalam kesempatan yang sama.
Pihak kepolisian menekankan bahwa pelaku kriminal sering kali mengincar target yang sedang tidak waspada saat berada di ruang publik. Budi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan perangkat elektronik di pinggir jalan.
"Dia (pelaku kejahatan) mengambil pada saat orang lengah, rata-rata menggunakan handphone di jalanan yang abai. Dia tidak berpikir bahwa kondisi itu bisa dia menjadi korban. Jadi, kejahatan dalam konsep suatu kejahatan tidak melihat ruang dan waktu, begitu juga dengan tempat," imbuhnya.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan kronologi peristiwa yang terjadi pada pukul 16.10 WIB tersebut. Korban diketahui sedang memesan layanan transportasi daring sebelum didekati oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor.
"Awalnya WNA tersebut memesan kendaraan online. Dia sedang menunggu kendaraan datang di pinggir jalan. Lalu datang satu motor yang dikendarai pelaku," ujar Erlyn saat dihubungi Kompas.com, Jumat (15/5/2026).
Upaya pengejaran sempat dilakukan oleh korban sesaat setelah perangkat komunikasinya berpindah tangan. CL kemudian mendatangi Polsek Menteng sekitar pukul 20.00 WIB untuk membuat laporan resmi kepolisian.
"Pelaku merebut handphone yang dipegang WNA. Setelah itu WNA-nya mengejar," lanjut dia.
Penyidik telah meminta keterangan dari korban guna mengidentifikasi identitas pelaku. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyisir keberadaan tersangka yang membawa kabur ponsel milik warga Italia tersebut.