Polisi Selidiki Video Viral Pocong Bersenjata Tajam di Batuaji Batam

Polisi Selidiki Video Viral Pocong Bersenjata Tajam di Batuaji Batam

Polsek Batuaji sedang menyelidiki rekaman video amatir berisi penampakan sosok menyerupai pocong berpakaian serba putih yang diduga membawa senjata tajam di sekitar Masjid Jami Al-Mursyidin, kawasan MKGR, Kecamatan Batuaji, Kota Batam pada Jumat (5/6/2026).

Keresahan melanda warga setempat setelah video berdurasi 14 detik yang direkam oleh anak-anak saat bermain tersebut beredar luas di media sosial dan grup Facebook Wajah Batam. Rekaman itu memperlihatkan sosok putih misterius berdiri di depan pintu sebuah bangunan yang diidentifikasi sebagai gudang penyimpanan tenda.

Seorang warga MKGR sekaligus pemilik gudang, Hana, mengonfirmasi keaslian lokasi dalam video tersebut dan menyatakan kekhawatirannya karena wilayah perumahan mereka sedang marak kasus kriminalitas.

"Yang lihat pocong itu anak-anak yang sedang main di sekitar sini. Mereka kemudian merekam dan videonya beredar di media sosial," ujar Hana, Jumat (5/6).

Hana menambahkan bahwa kehadiran figur misterius berkostum putih ini meningkatkan kecemasan di tengah lingkungan yang rawan aksi pencurian.

"Pastinya bukan pocong asli. Bisa saja itu orang yang sengaja menyamar untuk menakut-nakuti warga, lalu memanfaatkan situasi untuk mencuri. Karena dalam beberapa waktu terakhir banyak motor hilang dan ada juga kos-kosan yang disatroni maling," katanya.

Kekhawatiran warga didasari atas laporan kehilangan tiga unit sepeda motor di perumahan tersebut serta keamanan penghuni kos di sebelah gudang.

"Kami berharap polisi bisa mengungkap siapa pelakunya. Jangan sampai masyarakat terus dibuat takut dan resah dengan kejadian seperti ini," tambah Hana.

Ia juga mengirimkan beberapa foto ke media Batamnews untuk membantah spekulasi warganet yang menduga video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

"Admin tolong viralkan, ini terjadi di gudang saya. MKGR depan SP Batu Aji," ujar Hana dalam pesan yang diterima Batamnews.

Menurut laporan tetangga kepada Hana, salah satu anak yang menyaksikan langsung kejadian itu pulang ke rumah dalam keadaan syok.

"Admin saya enggak bercanda, itu bawa parang. Sebelahnya rumah kos yang sudah kemalingan dua kali. Nyawa orang itu min di dekat gudang saya," katanya.

Hana menegaskan situasi ini sangat berbahaya bagi keselamatan warga sekitar gudang.

"Apakah itu menurut admin AI? Tapi itu lokasinya benar-benar di gudang saya," katanya.

Ia memastikan struktur bangunan dalam video sangat identik dengan properti miliknya.

"Di perumahan saya juga sudah tiga motor yang hilang," ujarnya.

Anak-anak yang merekam video tersebut juga menyertakan pesan kepanikan saat pertama kali melihat objek putih tersebut.

"Video ini direkam oleh anak-anak yang sedang bermain di Masjid Jami Al-Mursyidin MKGR Batu Aji Batam. Melihat ini kami syok dan terkejut saat pertama kali melihatnya," tulis keterangan dalam unggahan yang beredar luas di media sosial.

Merespons kegaduhan ini, Kapolsek Batuaji AKP Bayu Rizki Subagyo menyatakan bahwa personel kepolisian sudah diterjunkan ke lapangan guna melakukan verifikasi fakta.

"Anggota masih di lapangan dan saat ini sedang kami crosscheck informasi tersebut," ujar AKP Bayu Rizki Subagyo, Jumat (5/6).

Kapolsek meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menyaring segala informasi yang beredar di internet agar tidak memicu kepanikan massal.

"Jika ada warga yang melihat langsung atau memiliki informasi terkait kejadian tersebut, segera laporkan kepada kami agar dapat ditindaklanjuti. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya," tutup AKP Bayu Rizki Subagyo.

Dalam keterangan terpisah yang dilansir dari posmetrobatam.co.id, pihak Polsek Batuaji menegaskan penelusuran masih terus berjalan.

"Untuk video yang viral itu saat ini sedang kami crosscheck informasi tersebut," ujar AKP Bayu saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).

Hingga saat ini, pihak berwenang belum merilis identitas maupun motif di balik pembuatan video tersebut.

"Saat ini kami masih melakukan crosscheck terhadap informasi ini. Anggota sudah kami turunkan ke lapangan untuk mengecek dan memastikan kebenaran informasi yang beredar," kata Bayu, Jumat (5/6/2026).

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi liar sebelum penyelidikan resmi selesai.

"Kami mengimbau masyarakat Batu Aji agar tidak mudah percaya terhadap isu atau informasi yang belum tentu kebenarannya. Kami akan mencari fakta yang sebenarnya dan hasilnya akan kami sampaikan kepada masyarakat," ujarnya.

Polisi juga meminta warga tidak mengambil tindakan sepihak atau main hakim sendiri jika menemukan hal mencurigakan.

"Kami minta masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, dan selalu melakukan cek, crosscheck, serta recheck terhadap informasi yang diterima," tambahnya.

Artikel terkait

Rekomendasi