Polisi Tangkap Wanita Bermukena Terduga Pencuri Motor di Tegal

Polisi Tangkap Wanita Bermukena Terduga Pencuri Motor di Tegal

Aparat kepolisian menangkap seorang wanita bermukena yang dikepung warga di kawasan permukiman Duren Sawit, Tegal pada Rabu, 20 Mei 2026 saat magrib. Perempuan tersebut diamankan setelah tertangkap tangan diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor milik salah satu warga setempat.

Peristiwa dugaan pencurian kendaraan bermotor ini memicu kerumunan massa yang memadati lokasi kejadian untuk mencegah pelaku melarikan diri dari amukan masyarakat. Kejadian tersebut kemudian menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah rekaman videonya diunggah oleh akun Lambe Turah, sebagaimana dilansir dari Suara.com, babelinsight.id, pojokpapua.id, dan inikata.co.id.

Seorang perempuan perekam video di lokasi kejadian mengungkapkan keheranannya karena mendapati pelaku menggunakan pakaian ibadah lengkap saat melancarkan aksi kriminalnya di tengah suasana senja.

"Maling motor magrib-magrib. Perempuan yah pakai mukena," kata perekam video tersebut.

Warga di lapangan terus mengawasi terduga pelaku yang tetap bergeming dan tidak mengakui perbuatannya meskipun telah tertangkap tangan. Perekam video menambahkan bahwa pelaku juga berpura-pura mengalami gangguan jiwa saat diinterogasi oleh massa yang mengepungnya.

"Sudah diamankan yah. Pak polisinya sudah datang. Tetap saja tidak mengaku. Cewek, ciri-cirinya dia pakai mukena magrib-magrib dan dia pura-pura linglung, pura-pura gila saat ditangkap," ujar perekam video.

Petugas kepolisian yang tiba di tempat kejadian perkara langsung mengamankan situasi untuk menghindari aksi main hakim sendiri. Pihak berwajib kemudian membawa wanita tersebut ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait motif dan kronologi lengkap aksinya.

"Lokasi Duren Sawit yah. Yang jadi korban tante aku sendiri," ujar perekam video menceritakan hubungan kekerabatan dengan korban.

Unggahan video penangkapan tersebut memicu ribuan komentar dan respons yang beragam dari para netizen di media sosial.

"Adili seadil-adilnya. Tapi jangan main hakim sendiri ya saudaraku," tulis salah satu netizen di kolom komentar.

Beberapa pengguna media sosial lainnya yang mengaku tinggal di sekitar lokasi kejadian turut membagikan informasi mengenai situasi setelah penangkapan pelaku.

"Tetanggaku ini yang kemalingan, yang nampar," timpal pengguna media sosial lainnya.

Artikel terkait

Rekomendasi