Polresta Tangerang Selidiki Isu Teror Pocong Ketuk Pintu Rumah Warga

Polresta Tangerang Selidiki Isu Teror Pocong Ketuk Pintu Rumah Warga

Polresta Tangerang menyelidiki penyebaran isu teror sosok menyerupai pocong yang mengetuk pintu rumah warga pada dini hari di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang demi memastikan kebenaran informasi di lapangan, Selasa (19/5/2026).

Kabar yang awalnya viral di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang ini meluas ke Kabupaten Tangerang setelah diunggah oleh akun Instagram @infotangerang.id hingga memicu keresahan masyarakat, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa sampai saat ini belum ditemukan fakta yang mengarah pada unsur mistis dalam peristiwa tersebut. Penelusuran sementara polisi menduga isu sengaja dimanfaatkan pihak tertentu sebagai modus kejahatan untuk memicu kepanikan warga.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah meminta masyarakat tetap tenang dan menyaring informasi yang beredar.

"Jadi jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya," ujar Indra dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026).

Aparat kepolisian kini tengah mendalami motif di balik penyebaran informasi yang meresahkan tersebut.

"Kami tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya serta apa motif sebenarnya," kata Indra.

Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengkhawatirkan kepanikan masyarakat akan dimanfaatkan oleh oknum pelanggar hukum untuk melancarkan aksi mereka.

"Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” kata Indra.

Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Polresta Tangerang mengumumkan rencana peningkatan patroli malam bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat lingkungan di kawasan permukiman.

"Kami juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali ronda atau siskamling. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama," ucap Indra.

Artikel terkait

Rekomendasi