Polri Ekspor 100 Ton Jagung Hasil Panen ke Malaysia

Polri Ekspor 100 Ton Jagung Hasil Panen ke Malaysia

Kepolisian Negara Republik Indonesia bersiap mengekspor sebanyak 100 ton jagung hasil program ketahanan pangan ke Malaysia lewat perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Rencana komoditas ekspor tersebut disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara panen raya jagung serentak di Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026).

Acara panen raya dan peletakan batu pertama untuk 10 gudang ketahanan pangan Polri tersebut turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, mekanisme ekspor komoditas ini akan dijalankan dengan melibatkan sektor koperasi setempat.

"Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri.

Koperasi bakal membeli hasil tani dari para petani lokal dengan harga Rp6.500 untuk setiap kilogramnya. Setelah itu, pihak koperasi mengalirkan hasil bumi tersebut menuju pasar Malaysia dengan nilai jual sebesar Rp7.000 per kilogram.

"Adapun koperasi membeli dari petani seharga Rp 6.500 per kilogram dan dijual ke Malaysia dengan harga Rp 7.000 per kilogram," kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri.

Melalui penerapan skema perdagangan tersebut, diperoleh selisih keuntungan senilai Rp500 bagi tiap kilogram jagung yang didistribusikan. Selain memaparkan rencana ekspor, pemimpin korps bhayangkara itu juga menjabarkan akumulasi pencapaian program ketahanan pangan bentukan instansinya sepanjang tahun 2025.

Kepolisian mencatatkan realisasi penanaman jagung pada area lahan seluas 661.112 hektar dengan hasil produksi menembus angka 3,9 juta ton. Jumlah sumbangsih tersebut diklaim ikut mendorong laju kuantitas produksi jagung di tingkat nasional.

"Hal ini juga turut mendukung peningkatan produksi jagung nasional tahun 2025 sebesar 6,74 persen atau 1,8 juta ton," kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri.

Dilansir dari Kompas.com, Polri juga memproyeksikan potensi besar pada agenda panen raya serentak kuartal II tahun 2026. Luas wilayah lahan yang dipanen saat ini dipastikan mencapai 189.760 hektar dengan estimasi volume hasil panen menyentuh kisaran 1,23 juta ton.

Artikel terkait

Rekomendasi