Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang diprediksi melanda kawasan utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Peringatan waspada ini menyasar warga di belasan titik pesisir akibat adanya kenaikan pasang air laut ekstrem.
Peningkatan ketinggian air laut tersebut dipicu oleh fenomena fase bulan Super New Moon atau bulan baru yang bertepatan dengan perigee pada Minggu, 17 Mei 2026. Dilansir dari Megapolitan, informasi ini disebarkan melalui kanal resmi institusi tersebut pada Jumat (15/5/2026) guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat setempat.
Pihak otoritas kebencanaan menjelaskan bahwa kombinasi fenomena astronomi ini secara langsung berdampak pada stabilitas permukaan air di wilayah pantai utara.
"Adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan Super New Moon (fase bulan baru dan perigee) pada tanggal 17 Mei 2026, berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta," tulis BPBD DKI Jakarta.
Petugas menekankan pentingnya langkah mitigasi bagi penduduk yang tinggal di area terdampak selama periode peringatan berlangsung.
"Masyarakat pesisir pantai utara Jakarta diimbau agar dapat mengantisipasi dampak tersebut," tulis BPBD.
Daftar wilayah yang masuk dalam zona pemantauan meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga Kepulauan Seribu. Warga disarankan terus memantau data tinggi gelombang melalui situs resmi dan memanfaatkan Call Center Jakarta Siaga 112 jika menghadapi situasi darurat.