Prabowo Subianto Meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk

Prabowo Subianto Meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk

Penguatan perekonomian masyarakat pedesaan mulai digerakkan melalui peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (16/5).

Langkah strategis ini ditujukan sebagai tonggak sejarah baru dalam upaya pemerintah memperkokoh kemandirian ekonomi rakyat di tingkat desa, sebagaimana dilansir dari Detik Finance melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Keberadaan Kopdes Merah Putih dirancang untuk menyerap hasil produksi lokal sekaligus menjadi distributor produk antarwilayah maupun penyalur komoditas bersubsidi bagi warga desa.

"Hari ini, sekarang juga di Nganjuk ini kita hadir untuk peresmian operasionalisasi 1061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Saudara-saudara sekalian, memang saya memandang persoalan ini, peristiwa ini, hari ini adalah hari yang penting. Ini adalah tonggak bersejarah," kata Prabowo, Presiden Republik Indonesia.

Presiden juga menegaskan bahwa infrastruktur pendukung untuk menunjang distribusi logistik pada setiap unit koperasi telah disiapkan secara matang guna memastikan operasional berjalan optimal.

"Secara fisik gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistiknya ada, ada truk, ada pickup, ada kendaraan tiga roda," ujar Prabowo, Presiden Republik Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menambahkan bahwa agenda ini memuat misi yang lebih besar dari sekadar pengadaan bangunan fisik, melainkan manifestasi pemerataan hak ekonomi bagi masyarakat pedesaan.

"Bapak Presiden tidak meresmikan gedung, tidak meresmikan jalan atau jembatan. Yang Bapak Presiden resmikan hari ini adalah instrumen keadilan. Keadilan ekonomi, keadilan bagi desa Indonesia," kata Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Zulkifli Hasan merinci bahwa berdasarkan data Agrinas Pangan, terdapat 9.294 bangunan fisik koperasi yang sudah rampung dan jumlahnya terus bertambah sekitar 150 hingga 200 unit per hari menurut Direktur Utama Agrinas Pangan Joao Mota.

"9.294 yang bangun fisiknya telah rampung KDMP, ini dari Agrinas Pangan datanya, tapi tiap hari bertambah. Jadi tiap hari bertambah, rata-rata satu hari menurut Pak (Dirut Agrinas Pangang) Joao Mota bisa 150-200. Sebanyak 1.061 koperasi telah siap beroperasi penuh dan diresemikan serentak pada hari ini. Di Jawa Timur telah terbangun 530 unit tersebar di 7 kabupaten, sedangkan di Jawa Tengah 531 unit di 8 kabupaten atau kota," ujar Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Kelancaran tata kelola operasional juga didukung dengan langkah pemerintah yang membuka rekrutmen masif untuk posisi manajer guna mengawal jalannya fungsi pengawasan dan distribusi pangan di lapangan.

"Untuk memastikan koperasi berjalan dengan baik, pemerintah telah menyiapkan sumber daya manusia. Saat ini sedang dilakukan rekrutmen 30.000 manajer KDMP. Sudah direkrut, sedang proses seleksi. 5.476 untuk Koperasi Nelayan Merah Putih. Mereka akan menjadi motor penggerak koperasi, mengawasi distribusi pangan, memastikan manfaat ekonomi kembali kepada masyarakat desa," terang Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Pemerintah menetapkan target penyelesaian agar sebanyak 30.000 unit Kopdes Merah Putih sudah dapat beroperasi penuh sebelum tanggal 17 Agustus guna memaksimalkan implementasi program prioritas nasional tersebut.

"KDMP selesai dibangun dan beroperasi penuh hingga 16 Agustus mendatang. Insyaallah," kata Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Artikel terkait

Rekomendasi