Kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) memperlihatkan variasi yang cukup kontras pada Sabtu 16 Mei 2026, seperti dilansir dari Regional.
Sebagian area terpantau cukup aman untuk mendukung aktivitas luar ruangan. Namun, beberapa wilayah lain justru diprediksi akan menghadapi cuaca ekstrem.
Berdasarkan laporan resmi dari BMKG, wilayah Nusa Tenggara secara umum sekarang berada dalam periode masa peralihan. Situasi ini memicu terjadinya hujan lokal.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau perubahan kondisi cuaca secara berkala sebelum melakukan perjalanan.
Prakiraan cuaca untuk wilayah NTB mencakup area Mataram yang diprediksi berawan dengan suhu mencapai 25-31 derajat Celcius serta kelembapan 80-96%.
Sementara itu, wilayah Lombok Tengah berpotensi mengalami hujan ringan. Rentang suhu berada pada 25-31 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan berkisar 74-98%.
Untuk wilayah NTT, daerah Kupang diproyeksikan mengalami hujan ringan dengan suhu 25-31 derajat Celcius dan kelembapan udara pada angka 69-88%.
Kondisi berbeda terjadi di Manggarai Barat yang diprediksi menghadapi hujan petir dengan suhu lebih rendah sekitar 22-29 derajat Celcius serta kelembapan mencapai 86-99%.
Antisipasi Transportasi dan Wisata
Kondisi hujan petir ini memerlukan perhatian khusus bagi para wisatawan yang sedang berada di wilayah Manggarai Barat atau kawasan wisata Labuan Bajo.
Kewaspadaan ini terutama penting untuk mengantisipasi perubahan pada jadwal pelayaran kapal wisata di sana.
Tingkat kelembapan udara yang menyentuh angka 99% menjadi indikasi bahwa kondisi udara sangat jenuh. Hal tersebut berpotensi melahirkan kabut sekaligus hujan lebat yang turun mendadak.
Publik disarankan memastikan ketersediaan perlengkapan anti air yang memadai. Selain itu, pemantauan terhadap pengumuman resmi dari otoritas pelabuhan setempat sangat dianjurkan.
Bagi penduduk di Kupang dan Lombok Tengah, guyuran hujan ringan diperkirakan tidak terlalu mengganggu jalannya aktivitas. Meski begitu, warga tetap disarankan menyediakan payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah.