Wilayah kepulauan di Maluku dan Maluku Utara diprediksi akan mengalami kondisi cuaca yang beragam, mulai dari berawan hingga hujan ringan pada Senin, 11 Mei 2026. Kondisi ini terpantau bervariasi di berbagai titik wilayah tersebut.
Dilansir dari Regional, potensi curah hujan di wilayah Maluku Utara diperkirakan bakal lebih merata jika dibandingkan dengan wilayah Maluku bagian selatan. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan tingkat kelembapan udara yang sangat tinggi.
Kelembapan udara di kedua provinsi tersebut dilaporkan berada pada level yang signifikan, bahkan menyentuh angka 99%. Atmosfer dengan tingkat kelembapan seperti ini umumnya memicu pertumbuhan awan hujan yang dapat terjadi sewaktu-waktu di daerah kepulauan.
Berikut adalah data prakiraan cuaca untuk beberapa kota di Maluku:
| Kota | Kondisi | Suhu (°C) | Kelembapan (%) |
|---|---|---|---|
| Kota Ambon | Berawan | 26-30 | 79-95 |
| Maluku Tengah | Hujan Ringan | 26-29 | 79-99 |
Rincian Prakiraan Cuaca Wilayah Maluku Utara
Berikut adalah data prakiraan cuaca untuk beberapa wilayah di Maluku Utara:
| Kota/Kabupaten | Kondisi | Suhu (°C) | Kelembapan (%) |
|---|---|---|---|
| Kota Ternate | Hujan Ringan | 28-29 | 76-80 |
| Halmahera Utara | Hujan Ringan | 23-29 | 71-99 |
Dampak Kelembapan Tinggi di Kawasan Pesisir
Tingkat kelembapan yang mencapai rentang 95-99% di Halmahera Utara dan Maluku Tengah menjadi catatan penting. Para pelaku usaha perikanan serta sektor pelayaran diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi ini.
Udara yang sangat lembap ditambah potensi hujan ringan dapat memberikan pengaruh pada proses pengeringan hasil tangkapan laut. Selain itu, kondisi ini juga berpotensi memengaruhi kenyamanan operasional di area pelabuhan.
Masyarakat diharapkan untuk memantau informasi cuaca secara rutin, terutama bagi pengguna transportasi laut berukuran kecil untuk perjalanan antarpulau. Suhu udara berada pada kisaran stabil 23-30 derajat Celcius, namun perubahan cuaca lokal dapat terjadi dengan cepat.