Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana melakukan penyesuaian jam pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di wilayah Ibu Kota pada Rabu (6/5/2026). Selain durasi waktu, perluasan area CFD juga disiapkan menyasar kawasan Kuningan guna memecah konsentrasi massa.
Dilansir dari Megapolitan, kebijakan mengenai perubahan jadwal tersebut saat ini masih dalam tahap pengkajian mendalam. Pengumuman resmi terkait detail waktu yang baru akan disampaikan setelah seluruh proses evaluasi internal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selesai dilakukan.
"Pada waktunya saya akan umumkan ada perubahan jam untuk Car Free Day," ucap Pramono di Balai Kota Jakarta.
Langkah pengembangan ruang publik ini mencakup pemanfaatan Jalan Rasuna Said sebagai titik baru pelaksanaan CFD. Kawasan ini diproyeksikan memiliki fungsi dan fasilitas yang serupa dengan jalur Sudirman-Thamrin sebagai lokasi utama kegiatan warga setiap akhir pekan.
"Rasuna Said itu nantinya kita persiapkan juga untuk menjadi car free day seperti Sudirman-Thamrin," kata Pramono.
Pramono menjelaskan bahwa penambahan lokasi di Kuningan bertujuan memberikan alternatif tempat beraktivitas bagi penduduk Jakarta. Hal ini dilakukan agar pusat keramaian saat hari libur tidak hanya tertumpu pada area jantung kota saja.
"Sehingga masyarakat Jakarta mempunyai banyak pilihan," kata dia.
Inisiatif perluasan wilayah dan pergeseran waktu operasional ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan gaya hidup sehat melalui kegiatan fisik secara rutin.
"Mudah-mudahan masyarakat Jakarta semakin sehat," tutur Pramono.
Berdasarkan data saat ini, agenda CFD di Jakarta rutin diselenggarakan setiap hari Minggu mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB di sepanjang jalan Sudirman hingga Thamrin. Selama empat jam tersebut, akses kendaraan bermotor ditutup total dan dialihkan menjadi ruang terbuka hijau bagi pejalan kaki serta pesepeda.