Presiden Prabowo Subianto Pastikan Fundamental Ekonomi Domestik Tetap Kuat

Presiden Prabowo Subianto Pastikan Fundamental Ekonomi Domestik Tetap Kuat

Presiden Prabowo Subianto menegaskan kekuatan ekonomi domestik Indonesia tetap kokoh di tengah merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga menembus angka Rp17.600 pada Jumat (15/5/2026), sebagaimana dilansir dari Suara pada Sabtu (16/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara saat meresmikan 1.062 Koperasi Desa Merah Putih pada Sabtu (16/5/2026). Ia mengimbau masyarakat di perdesaan untuk tidak panik karena fluktuasi mata uang asing lebih berdampak pada para pelaku usaha dan pejabat yang sering bertransaksi internasional.

Presiden Prabowo meyakinkan warga yang hadir untuk tetap tenang selama Menteri Keuangan masih menunjukkan sikap terkendali dalam menghadapi situasi pergerakan kurs global tersebut.

"Purbaya sekarang populer banget. Selama Purbaya bisa senyum, tenang saja, nggak usah kalian khawatir itu. Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar," ujar Prabowo, Presiden Republik Indonesia.

Melalui pidatonya, Kepala Negara kemudian mengabsen serta menyentil sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih beserta pengusaha yang memiliki latar belakang bisnis atau sering bepergian ke luar negeri.

"Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri, ayo. Siapa ini? Mbak Titiek ini pusing ini. Mana lagi ini? Menteri tapi pengusaha coba aku cek mana lagi ini, (Menteri Kelautan dan Perikanan) Trenggono? Nah Trenggono! Sudah nggak keluar negeri? Oh, kau ke pulau-pulau. (Menteri Investasi dan Hilirisasi) Rosan! Tapi nggak dia sudah botak, nggak apa-apa lo duduk saja," seloroh Prabowo, Presiden Republik Indonesia.

Aktivitas sentilan jenaka dari Kepala Negara ini juga turut diarahkan kepada Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia yang hadir dalam agenda peresmian koperasi tersebut.

"Anin! Anin lo pusing boleh. lo pengusaha, Kadin," tambah Prabowo, Presiden Republik Indonesia.

Pada bagian akhir arahannya, Kepala Negara meminta seluruh jajaran kabinet dari berbagai latar belakang politik untuk bersatu menjaga stabilitas nasional demi kesejahteraan masyarakat.

"Orang mau ngomong apa, Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita. Percaya kepada rakyat kita. Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat. Dari partai manapun nggak ada urusan. Di semua partai ada patriot, di semua partai ada juga yang brengsek-brengsek," tegas Prabowo, Presiden Republik Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi