Produksi Hulu Chevron Melonjak 23 Persen pada Kuartal I 2026

Produksi Hulu Chevron Melonjak 23 Persen pada Kuartal I 2026

Chevron Corporation mencatatkan lonjakan produksi hulu sebesar 23,7 persen secara tahunan pada kuartal pertama yang berakhir Jumat, 8 Mei 2026. Pertumbuhan signifikan ini dipicu oleh integrasi aset Hess serta perluasan operasional di wilayah Permian Basin.

Dilansir dari StockStory dan Benzinga, raksasa energi ini membukukan pendapatan sebesar 48,61 miliar dolar AS. Laba per saham (EPS) yang disesuaikan mencapai 1,41 dolar AS, melampaui prediksi awal para analis yang berada di angka 0,97 dolar AS.

Sektor hulu menjadi penopang utama dengan sumbangan laba 3,91 miliar dolar AS dari total produksi global yang mencapai 3,858 juta barel per hari. Namun, margin operasional perusahaan mengalami penyusutan menjadi 8,8 persen, dan arus kas operasional turun menjadi 2,5 miliar dolar AS.

"Our high-quality upstream and downstream portfolios delivered significant integration benefits during the quarter," ujar Michael Wirth, Chairman dan CEO Chevron.

Michael Wirth menjelaskan bahwa keberhasilan performa perusahaan bergantung pada eksekusi yang disiplin. Hal ini menjadi krusial mengingat adanya gangguan pasokan serta kondisi geopolitik global yang tidak menentu.

"Despite heightened geopolitical volatility and related supply disruptions, Chevron delivered solid first quarter performance, underscoring the resilience of our portfolio and the value of disciplined execution," kata Michael Wirth, Chairman dan CEO Chevron.

Langkah efisiensi juga dilakukan melalui optimalisasi kilang minyak di Amerika Serikat yang mencetak rekor throughput pada Maret 2026. Manajemen menyatakan bahwa program pengurangan biaya struktural saat ini berjalan sesuai rencana.

"Our U.S. refineries operated at record crude throughput in March, capital spending remains within guidance, and our structural cost reductions are firmly on track," tutur Michael Wirth, Chairman dan CEO Chevron.

Terkait ketegangan di wilayah Timur Tengah, perusahaan memprioritaskan faktor keselamatan personel di lapangan. Pengawasan ketat terus dilakukan untuk memastikan integritas seluruh aset operasional di kawasan konflik tersebut.

"We continue to closely monitor developments in the Middle East with a focus on the safety of our workforce and the integrity of our assets and operations," pungkas Michael Wirth, Chairman dan CEO Chevron.

Di lantai bursa, saham Chevron (CVX) terpantau stabil pada level 192,00 dolar AS dalam sesi premarket 5 Mei 2026. Selain saham fisik, instrumen investasi ini kini tersedia dalam bentuk token digital CVXon di jaringan blockchain Ethereum dan Solana melalui Ondo Global Markets.

Kinerja Keuangan Chevron Kuartal I 2026
IndikatorNilai AktualEstimasi Analis
Pendapatan$48,61 Miliar$47,54 Miliar
EPS Disesuaikan$1.41$0.97
EBITDA Disesuaikan$10,68 Miliar$10,2 Miliar
Margin Operasional8,8%12,2% (Tahun Lalu)

Manajemen Chevron telah menjadwalkan pembagian dividen sebesar 1,78 dolar AS per saham bagi para investor. Berdasarkan jadwal resmi, pembayaran dividen tersebut akan direalisasikan pada 10 Juni 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi