Ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,61 persen secara tahunan pada kuartal I-2026 yang dipicu oleh implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data tersebut pada Selasa (5/5/2026) di Jakarta.
Pencapaian angka pertumbuhan ini sangat dipengaruhi oleh performa kuat pada lapangan usaha sektor konstruksi dan pertanian. Dilansir dari Money, aktivitas pembangunan infrastruktur pendukung program pemerintah menjadi mesin penggerak utama Produk Domestik Bruto (PDB) pada periode ini.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa sektor konstruksi mengalami kenaikan sebesar 5,49 persen. Pertumbuhan ini selaras dengan masifnya pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta ribuan unit koperasi desa di berbagai wilayah Indonesia.
"Konstruksi tumbuh menguat sejalan dengan meningkatnya aktivitas pembangunan infrastruktur fisik, yang didorong oleh meningkatnya realisasi anggaran belanja modal pemerintah untuk sektor konstruksi dan aktivitas konstruksi oleh swasta, salah satunya bertambahnya jumlah SPPG dan KDKMP yang meningkatkan penyediaan bahan baku konstruksi," kata Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPS.
Hingga 5 Mei 2026, tercatat sebanyak 27.427 unit SPPG telah beroperasi secara nasional berdasarkan data Badan Gizi Nasional. Amalia menegaskan posisi sektor ini sebagai penyumbang PDB terbesar keempat dengan porsi 9,81 persen.
"Pertanian tumbuh sebesar 4,97 persen didorong oleh peningkatan produksi dan peningkatan permintaan domestik. Peternakan juga tumbuh 11,84 persen seiring meningkatnya permintaan daging ayam ras dan telur yang salah satunya demi memenuhi permintaan selama momen Ramadhan dan Idul Fitri dan juga program MBG," kata Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPS.
Sektor pertanian kini menempati posisi ketiga sebagai kontributor terbesar terhadap PDB dari sisi lapangan usaha dengan andil 12,57 persen. Saat ini, pemerintah juga tengah mengejar target operasional 30.000 unit KDKMP pada pertengahan tahun 2026.