PT Hutama Karya (Persero) mencatat kemajuan konstruksi fisik jalan Tol Palembang-Betung di Sumatra Selatan telah menyentuh angka 81,99 persen hingga Jumat (15/5/2026). Proyek sepanjang 69,2 kilometer ini dirancang untuk memperlancar arus logistik dan mobilitas masyarakat serta menghubungkan Palembang dengan wilayah di sekitarnya secara lebih efisien.
Data pengadaan lahan untuk seluruh ruas ini juga menunjukkan progres positif dengan capaian sebesar 87,45 persen sampai akhir April 2026. Proyek ini dilansir dari Detik Finance menjadi bagian vital dari jaringan infrastruktur yang akan mengintegrasikan wilayah Sumatra Selatan hingga menuju Jambi di masa depan.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menegaskan bahwa perusahaan terus melakukan percepatan pembangunan agar fasilitas infrastruktur ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat luas.
"Pembangunan Tol Palembang-Betung terus kami dorong agar dapat berjalan sesuai target, dengan tetap mengutamakan aspek mutu, keselamatan, dan tata kelola konstruksi yang baik," ujar Iwan Hermawan, Direktur Operasi III Hutama Karya.
Iwan menambahkan bahwa keberadaan jalan tol ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan konektivitas di Pulau Sumatra.
"Ruas ini memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas di Sumatra Selatan, termasuk sebagai bagian dari jaringan yang nantinya menghubungkan Sumatra Selatan dengan Jambi," kata Iwan Hermawan, Direktur Operasi III Hutama Karya.
Berdasarkan rincian teknis per bagian, Seksi 1 Palembang-Rengas sepanjang 21,5 km mencatatkan progres lahan 95,43 persen dan konstruksi 92,07 persen. Sementara itu, Seksi 2 Rengas-Pangkalan Balai sepanjang 33,0 km mencapai progres lahan 95,58 persen dengan pembangunan fisik sebesar 89,88 persen.
Seksi terakhir, yakni Pangkalan Balai-Betung dengan panjang 14,7 km, saat ini mencatatkan progres lahan 89,09 persen dan konstruksi 57,17 persen. Hutama Karya menargetkan Seksi 1 dan Seksi 2 dapat diselesaikan pada kuartal III 2026, sedangkan Seksi 3 diproyeksikan tuntas pada awal tahun 2027.