Kenaikan biaya pendidikan di Indonesia kian memberatkan finansial keluarga. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata biaya pendidikan tingkat sekolah dasar (SD) melonjak sebesar 90% dalam kurun waktu enam tahun terakhir.
Biaya tersebut meningkat dari Rp2,4 juta pada 2018 menjadi Rp4,56 juta pada 2024, seperti dikutip dari Suara. Tidak hanya tingkat dasar, biaya perguruan tinggi pada 2024 juga naik 31,38% hingga menyentuh Rp19,01 juta per tahun ajaran.
Merespons situasi tersebut, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan produk asuransi jiwa tradisional dwiguna syariah bernama PRUTahapan Cemerlang. Produk ini menyediakan manfaat dana tahapan hingga 160% dari target dana yang direncanakan.
Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin mengatakan, produk ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam membantu keluarga Indonesia menghadapi lonjakan biaya pendidikan yang terus melampaui inflasi.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi perlindungan terbaik bagi keluarga Indonesia. Setiap orang tua menginginkan pendidikan terbaik untuk anaknya, tetapi kenyataannya, biaya pendidikan terus naik melampaui inflasi," ujar Iskandar di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Iskandar Ezzahuddin menambahkan bahwa produk ini dibuat agar dana pendidikan dapat tersedia tepat waktu pada setiap jenjang sekolah. Perlindungan juga tetap berjalan bagi rencana pendidikan anak apabila pencari nafkah utama mengalami risiko kehidupan.
"PRUTahapan Cemerlang hadir untuk menjembatani kesenjangan ini, memastikan dana tersedia tepat waktu di setiap jenjang pendidikan. Apabila terjadi risiko kehidupan pada pencari nafkah di tengah perjalanan, rencana pendidikan tidak ikut terhenti," katanya.
Produk baru ini menerapkan mekanisme pencairan dana berkah yang fleksibel untuk berbagai kebutuhan. Manfaatnya dapat digunakan untuk membiayai SD, pendidikan menengah, perguruan tinggi, hingga modal usaha serta persiapan hari tua.
Terdapat dua opsi perlindungan yang ditawarkan oleh Prudential Syariah, yakni Plan PRO dengan cakupan usia sampai 55 tahun. Pilihan kedua adalah Plan MAX yang memberikan manfaat bebas kontribusi saat nasabah didiagnosis kondisi kritis tahap akhir. Kedua produk ini dapat diperoleh dengan kontribusi mulai dari Rp200 ribu per bulan.