Polska Spółka Gazownictwa (PSG) memperkuat keamanan energi Polandia melalui pengembangan infrastruktur berbasis modal domestik dengan tingkat konten lokal mencapai 93 persen pada Kamis, 14 Mei 2026. Perusahaan pengelola jaringan sepanjang 215 ribu kilometer ini mengalokasikan investasi tahunan sebesar 3 miliar zloty untuk mendukung modernisasi dan digitalisasi layanan bagi 7 juta pelanggan.
Data internal PSG menunjukkan bahwa 99,99 persen dari 2.500 mitra kerja perusahaan memiliki domisili pajak di Polandia yang memberikan kontribusi langsung pada anggaran negara. Selain itu, sekitar 96 persen kontraktor memenuhi persyaratan tenaga kerja dengan mempekerjakan setidaknya separuh warga negara atau penduduk tetap Polandia yang membayar pajak secara domestik.
Ekspansi infrastruktur ini juga mencakup pemasangan satu juta meter gas digital melalui proyek eGazomierz yang menargetkan penggantian total 1,38 juta perangkat lama. Di sektor bisnis, PSG mencatat pertumbuhan signifikan dengan penandatanganan 2.600 kontrak baru pada tahun 2025, meningkat 17 persen dibanding tahun sebelumnya.
Sejalan dengan pengembangan fisik, PSG juga menurunkan tarif distribusi rata-rata sebesar 1,7 persen mulai awal tahun ini berkat efisiensi biaya dan pendanaan publik. Perusahaan telah mengamankan dana sebesar 1,2 miliar zloty dari program Uni Eropa FEnIKS dan hampir 400 juta zloty dari Rencana Pemulihan Nasional untuk mendukung transformasi tersebut.
Kebutuhan akan stabilitas energi ini juga menjadi pembahasan utama dalam konferensi GAZTERM 2026 yang berlangsung di Międzyzdroje sejak awal pekan ini. Para pemangku kepentingan industri membahas posisi Polandia sebagai pusat gas potensial bagi Eropa Tengah demi meningkatkan daya saing ekonomi nasional.
"Eksperci nie mają wątpliwości – bezpieczeństwo energetyczne i niezależność od wschodnich dostaw to wciąż priorytet" kata Krzysztof Mastylak, penyelenggara acara GAZTERM 2026.
Mastylak menekankan pentingnya peningkatan pasokan gas untuk menurunkan harga bahan bakar bagi pelaku usaha di tengah masa transformasi besar. Hal ini selaras dengan langkah PSG yang mulai mengintegrasikan biometan ke dalam jaringan yang ada guna memanfaatkan potensi Polandia sebagai produsen gas hijau terbesar kelima di Uni Eropa.
"Będziemy chcieli zwiększać te dostawy, być też swoistym hubem gazowym dla Europy Środkowej. To jest zwiększenie konkurencyjności, obniżenie cen na paliwo gazowe, żeby było bardziej dostępne dla naszej gospodarki, dla przedsiębiorców" ujar Krzysztof Mastylak, penyelenggara acara GAZTERM 2026.
Di sisi pemerintahan, fokus beralih pada sinergi antara infrastruktur fosil yang ada dengan teknologi energi terbarukan di masa depan. Integrasi biometan dianggap krusial karena memiliki parameter yang identik dengan gas alam sehingga tidak memerlukan perombakan jaringan pipa secara masif.
"Rozwijamy technologię biometanu, wodoru oraz paliw odnawialnych, które w kolejnych latach będą stopniowo integrowane z istniejącą infrastrukturą gazową. Przyszłość energetyki będzie oparta na synergii nowoczesnych technologii" tegas Konrad Wojnarowski, Wakil Menteri Energi Polandia.
Sepanjang tahun 2026, PSG telah menyepakati 12 kontrak baru dengan pembangkit listrik tenaga panas dengan kapasitas koneksi lebih dari 16 ribu meter kubik per jam. Hingga saat ini, perusahaan terus menjalankan sekitar 90 kontrak koneksi dengan target volume transportasi gas mencapai hampir 1 miliar meter kubik per tahun.