Isu mengenai perombakan jajaran menteri di bidang ekonomi pada Kabinet Presiden Prabowo Subianto kembali mencuat. Kabar yang beredar menyebutkan adanya rencana pergeseran posisi struktural penting di lingkungan kementerian keuangan dan bank sentral.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dikabarkan akan meninggalkan posisinya untuk beralih tugas memimpin otoritas moneter sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Sebagai pengganti, nama ekonom senior Muhammad Chatib Basri disebut-sebut bakal mengisi jabatan yang ditinggalkan Purbaya.
Dikutip dari Suara, Purbaya Yudhi Sadewa langsung memberikan klarifikasi tegas terkait kabar burung tersebut. Ia menyatakan bahwa seluruh informasi mengenai rencana pencopotan maupun rotasi jabatan yang beredar tidak memiliki dasar valid.
"Rumor," kata Purbaya dihubungi Suara.com, Senin (8/6/2026).
Spekulasi perombakan tim ekonomi ini berkembang bersamaan dengan agenda pelantikan pejabat baru di istana kepresidenan pada hari yang sama. Presiden Prabowo dijadwalkan melantik sejumlah figur, termasuk tokoh buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan.
Purbaya menegaskan bahwa aktivitas kedinasannya sebagai menteri keuangan tetap berjalan normal tanpa kendala administratif. Dirinya bahkan masih menghadiri agenda rapat kerja bersama jajaran terkait pada Minggu malam.
Hingga saat ini, Purbaya menyatakan tidak ada pembicaraan ataupun instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto mengenai perubahan status jabatannya di kabinet.
Sebelumnya, spekulasi kepindahan Purbaya ke bank sentral sempat menjadi analisis di kalangan pengamat finansial. Hal ini dikaitkan dengan sikap normatif Purbaya saat nilai tukar rupiah melemah hingga menyentuh level Rp 18.044 per dolar AS beberapa waktu lalu.
Saat itu, Purbaya menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab stabilisasi mata uang kepada Bank Indonesia selaku pemegang otoritas moneter.
"Nanti kalian melihat saya pabik. BI prinsipnya masih berkegiatan secara baik. Semuanya masih di bawah kendali mereka. Saya serahkan soal Rupiah ke BI," kata Purbaya di DPR RI, Kamis (4/6).
Di sisi lain, informasi dari sumber internal pemerintahan sempat mengindikasikan bahwa rencana perombakan struktur menteri tersebut sedang berada di atas meja pertimbangan presiden.
"Senin nanti kemungkinan ada reshuffle. Chatib Basri sedang ditimbang menggantikan Purbaya," kata Sumber itu kepada Suara.com.
Asumsi pasar makin kuat setelah Muhammad Chatib Basri dikabarkan pulang lebih cepat ke Jakarta. Ekonom yang sedang menjadi visiting fellow di Harvard Kennedy School, Boston, Amerika Serikat tersebut membatalkan sejumlah sisa agenda akademisnya untuk kembali ke Indonesia.