Dishub DKI Jakarta Rekayasa Lalu Lintas Pembangunan Flyover Latumeten

Dishub DKI Jakarta Rekayasa Lalu Lintas Pembangunan Flyover Latumeten

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan Jakarta Barat guna mendukung proses pembangunan flyover Latumeten pada Rabu (13/5/2026). Langkah ini diambil sehubungan dengan dimulainya tahap pemasangan gelagar atau erection girder yang dijadwalkan berlangsung secara bertahap hingga Juni mendatang.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan, menjelaskan bahwa pengaturan arus kendaraan ini bersifat krusial untuk menunjang kelancaran proyek infrastruktur tersebut. Dilansir dari Megapolitan, pengerjaan konstruksi ini dilakukan pada jam-jam dengan volume lalu lintas rendah untuk meminimalkan dampak kemacetan.

"Sehubungan dengan Pekerjaan Erection Girder Pembangunan Flyover (FO) Latumeten Kota Administrasi Jakarta Barat, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas," kata Ujang di Jakarta, Rabu (13/5/2026), dikutip dari Antara.

Ujang menambahkan bahwa skema lalu lintas di lapangan akan terus dipantau dan disesuaikan dengan perkembangan progres pembangunan fisik. Hal ini bertujuan agar mobilitas masyarakat tetap terjaga meski terdapat pengerjaan berat di jalur utama.

"Menurut dia, pekerjaan pembangunan flyover dilakukan secara bertahap sehingga pengaturan lalu lintas juga menyesuaikan tahapan pekerjaan di lapangan," kata Ujang.

Berdasarkan data resmi Dishub DKI Jakarta, aktivitas pengerjaan flyover dijadwalkan mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Tahap awal berupa pengiriman girder di sisi barat Jalan Prof. Dr. Latumeten telah berlangsung pada 7-11 Mei 2026, disusul pengerjaan sisi timur Jalan Dr. Makaliwe Raya pada 14-18 Mei 2026.

Jadwal pemasangan girder di sisi barat kemudian berlanjut pada 18-26 Mei 2026. Sementara itu, untuk area sisi timur Jalan Dr. Makaliwe Raya, pekerjaan akan dilakukan mulai 29 Mei sampai dengan 5 Juni 2026.

Selama periode tersebut, kendaraan besar dari arah selatan, timur, dan barat yang menuju utara akan dialihkan melewati Jalan Daan Mogot dan Jalan Pangeran Tubagus Angke. Kendaraan kecil dapat menggunakan rute alternatif melalui Jalan Hadiah, Jalan Dr. Susilo I, hingga Jalan Semeru.

Untuk sisi timur, pengalihan arus kendaraan besar dari arah utara menuju selatan diarahkan untuk melakukan putar balik sebelum Season City. Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas yang berjaga di sekitar lokasi proyek.

Artikel terkait

Rekomendasi