Pemerintah Rencana Naikkan Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Pemerintah Rencana Naikkan Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Pemerintah berencana menaikkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat kemasan sederhana, Minyakita, di Jakarta yang keputusannya akan ditetapkan setelah mempertimbangkan perkembangan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), dilansir dari Detik Finance.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa kepastian penyesuaian harga tersebut saat ini masih dalam tahap koordinasi di tingkat kementerian terkait.

Amran menyatakan dirinya akan segera melakukan pembahasan lebih lanjut dalam rapat koordinasi mendatang setelah kembali dari ibadah haji.

"Nanti kan aku baru pulang dari Tanah Suci. Nanti aku koordinasi dengan Pak Mendag. Aku lapor Pak Menko," kata Amran saat ditemui di Kantornya, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Mengenai kondisi pergerakan harga komoditas kelapa sawit saat ini, Amran menilai posisinya masih berada dalam kategori aman, tetapi keputusan final tetap harus melalui diskusi bersama Kementerian Perdagangan serta Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

"Aku kan baru masuk kantor. Tunggu aku rakor dulu. Harusnya sekarang ini harga CPO kita baik-baik saja. Iya, nanti aku koordinasi Menteri Perdagangan, kemudian lapor Pak Menko," tegas Amran.

Sebelumnya, kesepakatan awal mengenai kenaikan nilai jual minyak goreng program pemerintah ini telah tercapai dalam rapat koordinasi tingkat menteri bidang pangan yang berlangsung pada Kamis (4/6) pekan lalu.

"Menindaklanjuti rapat sebelumnya di kantor Kemenko Pangan, jadi hari ini kita menyepakati akan menaikkan harga eceran tertinggi (HET) untuk Minyakita," ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Budi menambahkan bahwa angka pasti peningkatan harga beserta waktu peluncuran kebijakan baru tersebut belum diputuskan karena pergerakan harga minyak kelapa sawit mentah yang belum stabil.

Berdasarkan catatan kementerian, pergerakan nilai komoditas tersebut sempat menyentuh angka rata-rata Rp 15.445 per kilogram, sebelum akhirnya kembali mengalami penurunan.

"Tapi kemarin sempat turun lagi menjadi Rp 14.000 sekian (per kg), dan kemarin harga TBS (tanda buah segar) sudah sempat turun, tapi sekarang sudah mulai naik lagi," jelas Budi.

Pengumuman resmi mengenai besaran HET Minyakita yang baru akan dikeluarkan oleh pihak pemerintah segera setelah pergerakan harga pasar kelapa sawit mentah menunjukkan tren yang stabil.

Artikel terkait

Rekomendasi