Rupiah Ambles ke Rp 18.043 per Dolar AS pada 4 Juni 2026

Rupiah Ambles ke Rp 18.043 per Dolar AS pada 4 Juni 2026

Nilai tukar rupiah di pasar spot terus mengalami tekanan besar pada perdagangan tengah hari. Dilansir dari Investasi, mata uang garuda berada di level Rp 18.043 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (4/6/2026).

Kondisi ini mencerminkan pelemahan sebesar 0,42 persen jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari sebelumnya yang tertahan di angka Rp 17.967 per dolar AS. Pergerakan negatif ini terjadi di saat mayoritas mata uang di kawasan Asia justru mengalami penguatan.

Pada perdagangan intraday, posisi rupiah bahkan sempat menyentuh angka Rp 18.047 per dolar AS. Level tersebut tercatat sebagai posisi paling buruk bagi rupiah sepanjang sejarah perdagangan mata uang.

Hingga pukul 12.00 WIB, won Korea Selatan memimpin penguatan di Asia dengan kenaikan sebesar 0,35 persen. Penguatan ini diikuti oleh baht Thailand dan peso Filipina yang masing-masing melesat sebesar 0,25 persen.

Mata uang yen Jepang juga mengalami apresiasi sebesar 0,12 persen, disusul oleh rupee India yang menanjak 0,03 persen. Selanjutnya, dolar Hong Kong serta yuan China sama-sama menguat sebesar 0,02 persen, sementara dolar Singapura terapresiasi tipis 0,008 persen terhadap the greenback.

Di sisi lain, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan koreksi paling dalam di Asia setelah anjlok sebesar 0,45 persen. Pelemahan ini kemudian diikuti oleh dolar Taiwan yang terpangkas sebesar 0,1 persen pada perdagangan tengah hari.

Artikel terkait

Rekomendasi