Rupiah Melemah ke Rp17.609 per Dolar AS pada 15 Mei 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.609 per Dolar AS pada 15 Mei 2026

Nilai tukar rupiah terpantau kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada transaksi perdagangan pagi.

Berdasarkan data pasar Investing pada Jumat, 15 Mei 2026, pukul 09.11 WIB, mata uang Garuda berada pada posisi Rp17.609 per dolar AS, seperti dilansir dari Medcom.

Angka tersebut menunjukkan pelemahan sebesar 111,5 poin atau mengalami penurunan sebanyak 0,64 persen dibandingkan posisi sebelumnya.

Lonjakan performa mata uang AS terlihat dari Indeks Dolar AS yang merangkak naik 0,26 persen menuju posisi 98,987.

Kenaikan indeks ini menjadi indikator bahwa mata uang Negeri Paman Sam sedang bergerak menguat terhadap barisan mata uang global lainnya.

Selain dolar AS, mata uang utama dunia lain turut memperlihatkan keunggulan terhadap rupiah pada perdagangan hari ini.

Mata uang Euro mencatatkan kenaikan sebesar 0,45 persen sehingga menyentuh level Rp20.541 per euro.

Sementara itu, yen Jepang juga dilaporkan menguat sebesar 0,27 persen ke angka Rp111,09.

Tren penguatan juga diikuti oleh yuan China yang terapresiasi sebesar 0,19 persen ke posisi Rp2.591,23 per yuan.

Kondisi berbeda terjadi pada sektor mata uang Asia Tenggara, di mana baht Thailand dan ringgit Malaysia justru mengalami koreksi tipis.

Nilai tukar baht Thailand melemah 0,00 persen ke level Rp541,764, sedangkan ringgit Malaysia turun 0,05 persen menjadi Rp4.461,06.

Pada saat yang sama, komoditas emas dunia ikut berada di bawah tekanan pasar finansial.

Harga emas dunia (XAU/USD) terkoreksi sebesar 0,77 persen atau turun 35,79 poin ke tingkat 4.616,67.

Pelemahan nilai tukar rupiah ini dipicu oleh sentimen pasar global terkait proyeksi arah kebijakan suku bunga di Amerika Serikat.

Faktor lain yang memengaruhi depresiasi ini adalah dinamika pergerakan arus modal asing yang keluar masuk di pasar keuangan negara-negara berkembang.

Artikel terkait

Rekomendasi