Rupiah Melemah ke Level Rp 17.706 per Dolar AS

Rupiah Melemah ke Level Rp 17.706 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah di pasar spot merosot hingga menembus di atas level Rp 17.700 per dolar Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya pada Selasa (19/5/2026). Mata uang Indonesia tersebut ditutup melemah ke posisi Rp 17.706 per dolar AS akibat tekanan pasar yang kuat.

Pelemahan sebesar 0,21 persen terjadi jika dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 17.668 per dolar AS. Laporan dari pasar spot sebagaimana dilansir dari Investasi mengonfirmasi bahwa posisi ini menjadi catatan penutupan terburuk rupiah sepanjang sejarah.

Fluktuasi tajam juga mewarnai perdagangan intraday sebelum pasar resmi ditutup. Nilai tukar rupiah bahkan sempat terperosok hingga menyentuh level terlemahnya di posisi Rp 17.740 per dolar AS pada pukul 12.22 WIB.

Kondisi lesu ini tidak hanya dialami Indonesia, karena seluruh mata uang di kawasan Asia terpantau kompak melemah terhadap dolar AS hingga pukul 15.00 WIB. Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penurunan terdalam di Asia setelah anjlok sebesar 0,88 persen.

Depresiasi mata uang kemudian diikuti oleh dolar Taiwan yang ditutup ambles 0,33 persen, yen Jepang yang tertekan 0,13 persen, serta dolar Singapura yang turun 0,12 persen. Selanjutnya, baht Thailand terkoreksi 0,09 persen, rupee India tergelincir 0,08 persen, dan yuan China terdepresiasi 0,05 persen.

Menjelang penutupan, ringgit Malaysia turut mencatat penurunan sebesar 0,03 persen. Pelemahan di kawasan regional ini ditutup oleh peso Filipina dan dolar Hong Kong yang mencatatkan penurunan tipis dengan persentase sama, yaitu masing-masing melemah 0,02 persen terhadap the greenback.

Artikel terkait

Rekomendasi