Saham BP Turun Akibat Pemberhentian Chairman Albert Manifold

Saham BP Turun Akibat Pemberhentian Chairman Albert Manifold

Fluktuasi negatif melanda bursa saham London seiring langkah Dewan Komisaris perusahaan migas British Petroleum (BP) yang resmi memberhentikan Chairman Albert Manifold pada Jumat (29/5/2026) akibat skandal pelanggaran tata kelola, pengawasan, dan etika.

Keputusan sepihak yang diambil secara bulat oleh jajaran manajemen tersebut sempat memicu penurunan nilai saham perusahaan hingga 9 persen, sebelum akhirnya ditutup melemah sebesar 4 persen pada level 5,29 euro per lembar saham.

Pemberhentian ini mengejutkan pihak internal perusahaan setelah ditemukannya masalah pengawasan dalam tubuh raksasa minyak asal Inggris tersebut, meskipun rincian mendalam mengenai detail pelanggaran masih enggan dibeberkan oleh pihak BP.

Direktur Independen Senior BP Amanda Blanc memaparkan pandangan dewan komisaris terkait langkah tegas korporasi terhadap kepemimpinan yang baru berjalan kurang dari satu tahun itu melalui laporan yang dikutip dari CNN.

"Albert telah membantu memberikan fokus dan ritme yang baik bagi transformasi BP. Namun, dewan komisaris merasa terkejut dan kecewa setelah mengetahui adanya masalah pengawasan tata kelola dan etika yang dianggap tidak dapat diterima, sehingga kami mengambil tindakan tegas," ujar Amanda Blanc, Direktur Independen Senior BP.

Merespons tindakan pemecatan tersebut, Albert Manifold menyatakan sikap penolakan yang bertolak belakang terhadap keputusan serta alasan yang dikeluarkan oleh pihak dewan komisaris.

"Saya menolak sepenuhnya tuduhan terkait perilaku saya, dan saya tidak akan membiarkan narasi palsu ini beredar tanpa perlawanan ," kata Albert Manifold, Mantan Chairman BP.

Ia juga menegaskan bahwa pencopotan dirinya berjalan tanpa adanya peringatan awal maupun penjelasan resmi, terlepas dari segala upaya perbaikan efisiensi korporasi yang ia klaim telah berjalan sepanjang masa jabatannya.

"Saya dicopot tanpa peringatan dan tanpa penjelasan apa pun. Selama masa jabatan, saya telah bekerja keras mendorong perubahan nyata di BP," tambah Albert Manifold, Mantan Chairman BP.

Di tengah konflik internal kepengurusan, kinerja finansial perusahaan dilaporkan tetap tumbuh signifikan dengan kenaikan harga saham 20 persen sejak awal tahun, serta lonjakan keuntungan lebih dari dua kali lipat pada triwulan pertama akibat perang Iran yang memicu fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Artikel terkait

Rekomendasi