Sejumlah saham perbankan di Bursa Efek Indonesia kembali mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Tren positif ini terlihat sejak pembukaan sesi I, yang ditandai dengan keluarnya emiten-emiten besar dari zona merah untuk bergerak ke area hijau.
Kenaikan harga saham ini dialami secara merata, mulai dari bank milik negara hingga sektor swasta, sebagaimana dilansir dari Money. Penguatan ini membawa mayoritas harga saham perbankan menyentuh level tertinggi dalam kurun waktu sepekan terakhir.
PT Bank Permata Tbk (BNLI) menjadi emiten dengan kenaikan persentase tertinggi di antara kelompok bank swasta. Harga saham BNLI melonjak sebesar 14,19 persen untuk menetap di posisi Rp 3.300.
Di sisi lain, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memimpin penguatan di kategori perbankan besar dengan kenaikan 3,62 persen ke level Rp 3.150. Selama sesi perdagangan berlangsung, harga BBRI bahkan sempat menyentuh angka Rp 3.170.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menyusul dengan kenaikan 2,86 persen ke harga Rp 3.950, sementara PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 2,49 persen menjadi Rp 4.530. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga terangkat 2,12 persen ke level Rp 6.025.
Sektor perbankan syariah dan swasta lainnya juga menunjukkan performa yang stabil. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menguat 2,51 persen ke Rp 1.835, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) naik 2,35 persen ke Rp 4.350, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) tumbuh 1,51 persen ke Rp 1.680.
| Nama Emiten | Kode Saham | Harga Penutupan | Kenaikan (%) |
|---|---|---|---|
| Bank Permata | BNLI | Rp 3.300 | 14,19% |
| Bank Rakyat Indonesia | BBRI | Rp 3.150 | 3,62% |
| Bank Negara Indonesia | BBNI | Rp 3.950 | 2,86% |
| Bank Syariah Indonesia | BRIS | Rp 1.835 | 2,51% |
| Bank Mandiri | BMRI | Rp 4.530 | 2,49% |
| Bank Danamon Indonesia | BDMN | Rp 4.350 | 2,35% |
| Bank Central Asia | BBCA | Rp 6.025 | 2,12% |
| Bank CIMB Niaga | BNGA | Rp 1.680 | 1,51% |